Categories: Pekanbaru

1.400 Jiwa Terdampak, Pemko Pekanbaru Siaga Banjir

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Banjir masih merendam ratusan rumah warga Kota Pekanbaru khususnya di wilayah Rumbai. Ada sekitar 1.400 jiwa lebih yang terdampak banjir. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pun menyiagakan peralatan tenda dan perahu di lokasi banjir untuk membantu korban banjir.

”Kami sudah melaporkan ke Gubernur Riau terkait bencana banjir ini. Di Pekanbaru ada genangan dan banjir juga,” ujar Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Selasa (9/1).

Ia menyebutkan, banjir yang terjadi di Pekanbaru disebabkan naiknya volume air Sungai Siak sehingga meluap. Akibatnya, sejumlah wilayah di Rumbai terendam.

”Pemko sudah mengantisipasi banjir dengan mendirikan posko-posko di lokasi terdekat banjir. Ada sekitar 1.400 jiwa lebih atau 100 lebih Kepala Keluarga (KK) lebih yang terdampak banjir,” kata Sekko lagi.

Menurutnya, meski pemko sudah mendirikan posko penanganan banjir, namun tak banyak warga yang memanfaatkan posko tersebut. ”Sebagian warga memilih tetap bertahan di rumahnya masing-masing,” ujarnya.

Sekko menambahkan, pemko juga sudah mengirimkan suplai makanan kepada pengungsi banjir. Bantuan yang disalurkan berapa makanan siap saji dan nasi bungkus.

”Bahkan kami juga mengirimkan dokter ke tempat pengungsian. Kami juga tetap mengantisipasi banjir dengan menyiagakan peralatan,” terangnya.

Pemko Pekanbaru sendiri sudah menetapkan status Darurat Banjir sejak akhir tahun lalu hingga 31 Januari ini. ”Informasinya, Pekanbaru akan memasuki musim kemarau akhir Januari 2024,” sebut Sekko.

Sementara itu,Kepala BPBD Kota Pekanbaru Zarman Chandra melalui Kasi Kedaruratan Suhendri mengatakan, bahwa dalam mengantisipasi banjir di awal tahun ini, pihaknya meninggalkan sejumlah peralatan di titik banjir. ”Di lokasi banjir kami ada sediakan tenda dan perahu. Untuk tenda dan perahu ini kami tinggal di Rumbai. Hampir di semua titik banjir kami dirikan tenda pengungsian. Kemudian untuk perahu, kami ada sediakan perahu LKMD, Jalan Kesadaran Rumbai, rusunawa juga ada, dekat kantor IPAL,” ungkap Suhendri.

Sedangkan, Camat Rumbai Vemi Herliza mengatakan, air masih menggenangi sejumlah pemukiman dan ruas jalan di beberapa wilayah di Pekanbaru, bahkan untuk ketinggian air khususnya di Perumahan Witayu, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai Pekanbaru mencapai sepinggang orang dewasa.

“Sampai saat ini air masih menggenangi sejumlah wilayah di daerah Kecamatan Rumbai. Air kadang naik dan turun, tadi pagi sempat turun sekitar 10 cm, tapi gak tau sore ini naik lagi,”ujar Vemi Herliza.(ilo/dof/yls)

Laporan TIM RIAU POS, PEKANBARU






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos

Redaksi

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

12 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

12 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

12 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

12 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago