Categories: Pekanbaru

Gunakan Sistem Virtual Account Penyaluran BPUM

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tahun ini ikut memberikan Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) yang terdampak Covid-19. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung program serupa dari pemerintah pusat.

Ketua Tim Asistensi untuk percepatan progres APBD Riau dan kabupaten/kota, Syahrial Abdi mengatakan, tahun ini di Riau ada sebanyak 341.695 pelaku usaha di Riau menerima BPUM dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak kedua di Sumatera.

"Selain mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat yang bersumber dari APBN. Pemprov Riau juga menyediakan bantuan yang bersumber dari APBD untuk pelaku usaha mikro untuk yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Bantuan yang diberikan nilainya sama dengan yang bersumber dari APBN, yakni Rp1,2 juta," kata Syahrial.

Dijelaskan Syahrial, untuk penyaluran BPUM yang bersumber dari APBD, Pemprov Riau akan menggunakan sistem virtual account. Dengan demikian, maka masyarakat yang menerima BPUM tidak perlu membuka rekening tabungan di bank.

"Jadi penyaluran BPUM tidak perlu menggunakan rekening, masyarakat akan dibuatkan virtual account dengan menggunakan nomor induk kependudukan," ujarnya.

Dalam pembuatan virtual account tersebut, Pemprov Riau akan bekerjasama dengan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau yakni PT Bank Riau Kepri. Nantinya masyarakat yang sudah memiliki virtual account tinggal datang ke cabang BRK terdekat.

"Keuntungan menggunakan virtual account, semua dana bantuan bisa diambil tanpa harus ada pertinggal atau potongan," jelasnya.

Untuk penyaluran dana BPUM tersebut, pihaknya akan mengupayakan dilaksanakan dalam bulan ini juga. Hal tersebut agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.

"Kami upayakan bulan Agustus ini, bantuan dari Provinsi akan disalurkan. Bantuan dari provinsi ini beda penerimanya dari pelaku usaha yang menerima dari kementerian koperasi dan UKM makanya kita minta pendampingan BPKP, agar tidak tumpang tindih," ujarnya.(sol)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

5 jam ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

5 jam ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

1 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

1 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

1 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

1 hari ago