1-673-proyek-serap-4-282-tenaga-kerja
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 1.673 proyek Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) ada di Kota Pekanbaru. Proyek-proyek ini telah mampu menyerap 4.282 tenaga kerja (naker).
Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, F Rudi Misdian akhir pekan lalu menyampaikan hal ini. Disebutkannya, 1.673 proyek PMDN dan PMA itu bersumber dari investasi yang masuk terhitung sejak Januari hingga akhir September. ‘’Ini data selama triwulan satu sampai triwulan tiga tahun 2021 yang telah mencapai Rp3,9 triliun," kata dia.
Dipaparkannya, untuk PMDN, terdapat sebanyak 1.577 proyek dengan nilai investasi Rp2,146 triliun. "Sementara PMA ada 96 poyek. Nilai investasinya Rp1,756 triliun," urainya.
Kemudian, 1.577 proyek PMDN tersebut menyerap 4.107 tenaga kerja. Rinciannya, 4.016 tenaga kerja Indonesia (TKI) dan 1 orang Tenaga Kerja Asing (TKA).
"Sedangkan 96 poyek PMA menyerap 175 tenaga kerja, seluruhnya tenaga kerja lokal atau TKI. Jadi dari investasi PMDN dan PMA yang masuk Rp3,9 triliun, terdapat sebanyak 1.673 proyek dan menyerap 4.282 tenaga kerja," papar Rudi.
Dengan banyaknya investasi yang masuk, ia mengharapkan bisa membantu Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam percepatan pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19. "Harapan kami ini bisa berdampak terhadap pemulihan ekonomi daerah," singkatnya.(ali)
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…
SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…
Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…
Dugaan keracunan MBG di Dumai membuat SPPG disuspend dan kepala dapur dinonaktifkan. Sementara SPPG 3T…
Abrasi berdampak pada 1.700 hektare kebun warga Kuala Selat. Pemerintah mendorong rehabilitasi hingga 1.000 hektare…