dishub-evaluasi-layanan-bus-tmp
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Di akhir tahun 2021 lalu, seluruh layanan bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) kerap mengalami penghentian layanan terhadap para penumpang.
Hal ini disebabkan adanya aksi mogok beroperasi yang dilakukan oleh sopir dan pramugara yang mengeluhkan pembayaran gaji yang kerap mengalami penundaan.
Hal ini membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru telah memanggil pengelola Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) Kota Pekanbaru, untuk melakukan evaluasi terhadap pelayanan yang telah diberikan selama ini kepada masyarakat Kota Bertuah.
Menurut Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Pekanbaru Khairunnas, Kamis (6/1), pihaknya selaku OPD yang melakukan pengawasan terhadap pelayanan yang diberikan oleh bus TMP kepada masyarakat Kota Pekanbaru, tidak ingin lagi adanya kendala terhadap layanan bus TMP seperti tahun sebelumnya.
Bahkan Dishub Pekanbaru sudah melakukan pemanggilan terhadap pihak pengelola dan menginginkan agar di tahun 2022 ini layanan TMP dapat berjalan maksimal kepada pengguna jasa angkutan umum tersebut.
"Kami sudah memanggil pengelolanya. Iya, kami evaluasi lah, apa yang menjadi kendala di tahun lalu agar tidak terulang lagi di tahun ini," kata Khairunnas.
Dirinya berharap, setelah dilakukan evaluasi terhadap kinerja tersebut warga yang biasa menggunakan layanan TMP tak lagi mengalami kesulitan untuk beraktivitas.(yls)
Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…