Categories: Pekanbaru

Berharap Pemko Segera Cairkan Bonus Atlet

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengapresiasi prestasi para atlet Pekanbaru yang ikut mempersembahkan medali bagi Riau di ajang PON XX Papua 2021 lalu. Bahkan apresiasi tersebut juga digelar acara silahturahmi antara atlet, pelatih dengan Wali Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu.

Pada acara silaturahmi tersebut, Pemko berencana akan menyalurkan bonus pada awal tahun 2022. Bonus bagi peraih prestasi PON Papua akan dianggarkan pada APBD tahun 2022. Untuk besarannya, peraih medali emas Rp75 juta, perak Rp 40 juta, serta perunggu Rp25 juta.

Untuk itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru, Anis Murzil berharap kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pekanbaru agar segera mencairkan bonus bagi atlet peraih prestasi/medali di PON XX Papua 2021 lalu.

"Kita berharap kepada Pemko melalui Dispora Kota Pekanbaru bisa segera mencairkan bonus atlet dan pelatih peraih medali di PON XX Papua 2021 lalu," ujar Anis Murzil, Kamis (6/1).

Sebagaimana diketahui, di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, kontingen Riau masuk di jajaran 8 besar nasional dengan mengumpulkan 21 medali emas, 25 perak dan 21 perunggu. Dari torehan tersebut, atlet Pekanbaru yang memperkuat Riau di PON, menyumbangkan 8 medali emas, 9 perak dan  9 perunggu, dari 19 atlet di 10 cabang olahraga.

Wali Kota Pekanbaru, Dr H Firdaus mengatakan, dari puluhan medali yang disumbangkan atlet Kota Pekanbaru tersebut merupakan prestasi yang mengembirakan. Pihaknya pun telah mempersiapkan bonus dengan besaran yang tidak sedikit bagi para atlet serta pelatih peraih medali.

"Pemerintah Kota pekanbaru sangat bangga atas capaian prestasi anak-anak kita, bahkan ada juga atlet yang menyumbangkan lebih dari 1 emas, seperti perenang kita Vanesa Evatoh, serta pesenam Muhammad Afrizal. Kita juga apresiasi kepada atlet Pekanbaru yang telah berjuang dalam pertandingan, meski belum berhasil meraih medali. Karna sudah berjuang membawa nama daerah di tingkat nasional," kata Wali Kota Pekanbaru, Firdaus.

Selain itu, Wako juga menjanjikan bonus atau reward bagi atlet dan pelatih yang berprestasi pada PON XX 2021 Papua ini. Rencananya, reward itu akan diberikan awal tahun 2022 di APBD Kota Pekanbaru.

"Jadilah atlet dan pelatih pelopor dalam menjaga diri dari Covid-19. Sehingga kita bisa menekan Covid-19 ini. Dan penyebaran ini dapat melandai. Semoga ini menjadi motivasi bagi kita dalam menerapkan prokes mencegah Covid-19,” harapnya.

Sementara Ketua Koni Kota Pekanbaru, Anis Murzil menambahkan, ada 8 emas, 9 perak dan 11 perunggu dari atlet Pekanbaru. Jumlah tersebut merupakan persembahan medali terbanyak dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya. "Kita sudah mengalahkan perolehan medali emas Bengkalis yang merupakan juara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau 2017 lalu," ujar Anis Murzil.

Nama atlet Pekanbaru peraih medali di PON Papua yakni Ananda Treciel Vanesa Evatoh dan M Try Sahputra dengan 2 emas, 1 perak ,1 perunggu. Azzahra Permatahani 1 emas, 3 perak. Yogi Pratama, Yasmin Nasla, dan Ibra Elbani dengan 1 emas. Windi Astuti Halawa, Rostiana, Deni Putra Yohanes serta Bela Oktafiani masing masing 1 perak.

Selanjutnya ada Ahmad Bil Adli Wal Ihsan, Galuh Kogas, Fernando, M Faizal, Totok Tri Martanto, Gabriella Wita Winanto, Maharani Stani Budiarto, serta Ratisa Anggina Putri, dengan 1 medali perunggu.(dof)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago