Categories: Pekanbaru

Disdik Perlu Konfirmasi Kedua Belah Pihak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Perihal adanya informasi pihak sekolah setingkat SMA sederajat yang menahan ijazah siswanya karena belum menyelesaikan persoalan administrasi, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Rudyanto mengaku sudah mengetahui informasi tersebut.

"Saya sudah dapat laporan soal itu. Pihak sekolah yang disebut juga sudah memberikan laporan," katanya.

Menyikapi persoalan tersebut, Rudyanto mengaku pihaknya perlu mengkonfirmasi kedua belah pihak. Pasalnya, informasi yang mereka dapatkan dari pihak sekolah, orang tua siswa tersebut tidak membayar kewajibannya sejak tahun pertama anaknya bersekolah. Akhirnya, hingga tahun ketiga, kewajiban pembayaran tersebut menjadi banyak.

"Kalau dulu memang ada diwajibkan anak-anak mengambil baju yang ditanggung orang tuanya. Namun sudah tiga tahun dan siswa sudah lulus tidak dibayar-bayar. Setelah dikumpulkan tiga tahun akhirnya banyak," sebutnya.

Untuk itu, Rudyanto meminta orang tua siswa untuk dapat langsung datang ke sekolah agar bisa dikonfirmasi secara langsung. Karena, selama ini orang tua yang siswanya ada masalah administrasi, tidak pernah datang langsung dan justru mengutus orang lain.

"Kalau orang tua datang, tentu akan kami konfirmasi langsung. Kenapa orang tuanya tak bayar, apakah karena tidak mampu atau bagaimana. Tapi kalau tidak mampu, pasti dari awal dibantu pembiayaannya," ujarnya.

Atas hal tersebut Rudyanto meminta orang tua untuk dapat kooperatif datang langsung ke sekolah. Karena kalau ternyata orang tuanya mampu, namun tidak mau membayar kewajibannya, tidak mungkin dibebankan kepada guru di sekolah.

"Kalau tak mau bayar siapa yang mau menanggung, apakah mungkin guru? Coba cross check, bagaimana kondisi orang tuanya. Karena dari awal komite sudah mengatakan, kalau siswa miskin tidak bayar. Kalau orang tua mampu, tapi tidak mau bayar kewajibannya, kemudian ribut-ribut, tentu tidak benar seperti itu. Jadi kita jangan mendengar informasi sepihak, tapi perlu di cek kebenarannya ke sekolah, biar sama-sama fair," katanya.(sol)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

7 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

8 jam ago

Karhutla di Tapung Masuk Hari Keempat, 3 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…

8 jam ago

Job Fair Rohul 2026 Jadi Kesempatan Pencari Kerja Temukan Lowongan Baru

Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…

8 jam ago

Antisipasi Keracunan MBG, BGN Kuansing Ingatkan SPPG Perketat Cek Kualitas Makanan

BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…

8 jam ago

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

1 hari ago