Categories: Nasional

Saluran Limbah Dibuang ke Laut

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Saluran pembuangan limbah domestik milik PT Ivos Mas Tunggal disorot berbagai pihak. Pasalnya limbah sisa mandi, cuci, kakus (MCK) langsung dibuang ke laut Dumai. Hal itu membuat dampak lingkungan terhadap pohon bakau yang berada di sekitar lokasi saluran limbah domestik milik PT Ivo Mas Tunggal.

Bahkan, Komisi III DPRD Kota Dumai sudah memanggil Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Dumai untuk mengklarifikasi kejadian tersebut, Selasa (4/2). Mereka juga melakukan rapat kerja terkait beberapa masalah lingkungan seperti tumpahan minyak CPO PT SDS.

Rapat tersebut  di pimpin Ketua komisi III Hasrizal dan juga dihadiri ketua DPRD Dumai Agus Purwanto, serta angota Komisi III lainnya seperti Muhammad Al Ichwan Hadi. Sedangkan dari DLHK Kota Dumai hadir langsung Kepala DLHK Kota Dumai, Satria Wibowo dan staff lainnya.

Anggota Komisi III DPRD Dumai Al Ichwan Hadi mengatakan dari hasil rapat diketahui informasi terkait adanya  buangan limbah domestik PT Ivo Mas Tunggal ke laut Dumai. "Kami dari komisi III akan segera mungkin menjadwalkan, peninjauan langsung ke lokasi, agar dapat diketahui secara jelas seperti apa kejadiannya," tuturnya.

Kejadian tersebut juga mendapat sorotan dari Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup KNPI Dumai dan Pemerhati Lingkungan Hidup Sertifikasi Lulusan Yana Wiyata bidang Pengendalian Pencemaran Dampak Lingkungan, Anggara Andika Putra, terkait kabar dugaan pencemaran  PT Ivomas (Sinarmas Group) yang terjadi. Harusnya ada diberikan sanksi jika benar terbukti melakukan pencemaran lingkungan. “Kami minta penyelidikan harus dilakukan mendalam, apakah ada unsur kesengajaan atau pun tidak disengaja,” terangnya.

Jika terbukti PT Ivo Mas  sengaja membuang limbah, baik limbah domestik apalagi limbah  berbahan berbahaya dan beracun (B3), perusahaan tersebut  sudah melakukan pelanggaran yang dimaksud di dalam UU Nomor 32/2009 tentang Lingkungan Hidup. “Jika dampak dari pencemaran merugikan pihak atau masyarakat mereka wajib menganti rugi dan melakukan pemulihan sebagaimana kondisi awal,” tuturnya.

Kepala DLHK Kota Dumai Satria Wibowo membenarkan adanya saluran limbah domestik yang langsung dibuang ke laut di PT Ivo Mas Tunggal. Hal itu  membuat tanaman yang ada di sekitar seperti bakau ada yang mati.

"DLH mendapat laporan dari masyarakat, bahwa ada pembuangan limbah domestik PT Ivo Mas Tunggal ke laut, setelah kami cek, benar adanya, karena hasil pantauan kami sementara ada pohon bakau di sekitar pembuangan limbah yang mati" ujar pria yang akrab disapa Bowo itu

Ia mengatakan limbah domestik itu lebih besar menyumbang dampak lingkungan. “Hasil hearing kami sepakat akan turun lagi ke lapangan untuk mengecek langsung lokasi pembuangan limbah domestik tersebut,” jelasnya.

Keterangan berbeda disampaikan Head of Corporate Communications Sinar Mas Agribusiness and Food Sinar Mas Agribusiness and Food Wulan Suling. Mereka  membantah tuduhan adanya pencemaran lingkungan pada operasional pabrik penyulingan salah satu anak usaha perusahaan PT Ivo Mas Tunggal yang terletak di Dumai. “Perusahaan serta seluruh anak usahanya menjalankan kegiatan operasional sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku serta  kebijakan lingkungan dan K3 perusahaan,” tuturnya.

Ia mengatakan  PT IMT menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 sebagai upaya sistem pencegahan pencemaran lingkungan dengan semangat perbaikan yang terus-menerus. “Secara rutin perusahaan menyampaikan laporan pemantauan dan pengelolaan lingkungan hidup (RKL/RPL) kepada Dinas Lingkungan Hidup. Kondisi dan kualitas air pada kolam limbah, dipantau secara ketat untuk mencapai baku mutu limbah cair yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga aman untuk dilepaskan ke badan penerima air,” jelasnya.(*/ade)

Laporan: HASANAL Bulkiah

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

11 jam ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

11 jam ago

Remaja 13 Tahun Diduga Terseret Arus di Sungai Kampar, Pencarian Masih Berlangsung

Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…

11 jam ago

SMAN 1 Kuantan Hilir Tumbangkan Runner Up HSBL 2025 di Laga Perdana

HSBL 2026 resmi dimulai di Telukkuantan dengan duel panas dua rival lama, SMAN 1 Kuantan…

14 jam ago

Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

Diskes Riau memastikan belum ada kasus hantavirus di Riau dan mengimbau masyarakat tetap waspada serta…

14 jam ago

Bandara SSK II Tetap Normal saat Long Weekend, Belum Ada Lonjakan Penumpang

Aktivitas penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru saat long weekend Kenaikan Isa Almasih masih normal…

1 hari ago