Categories: Pekanbaru

’’Cinta Satu Malam’’ ala Okazaki-SkrtelÂ

MALAGA (RIAUPOS.CO) — Pada 30 Juli lalu, klub Segunda Division Malaga mencatatkan sejarah di bursa transfer. Untuk pertama kalinya dalam 71 tahun, klub yang bermain di kompetisi level dua Spanyol itu memiliki pemain Jepang, Shinji Okazaki. 

Okazaki yang purna kontraknya dengan Leicester City memilih bergabung dengan Malaga dengan status free transfer. Pemain 33 tahun tersebut kabarnya diikat kerja oleh Los Malaguistas selama setahun. 

Namun belum genap 365 hari Okazaki bergabung dengan Malaga, kemarin pemain yang menjadi bagian Leicester City juara Premier League 2015-2016 itu pamit. Okazaki pun berada di Malaga hanya 34 hari tanpa bertanding barang satu laga pun. 

“Antara Malaga dengan Okazaki tak mencapai kesepakatan harga. Maka Okazaki dipersila kan mencari klub baru,” tulis Marca. Kabarnya klub Segunda Division lain, Huesca, siap menampung Okazaki. 

Nah, apiknya Okazaki ini pergi dengan baik-baik meski cuma melakoni latihan bersama. Dalam akun Twitter-nya, Okazaki menyatakan tak keberatan di masa mendatang benar-benar bermain buat Malaga di lapangan. 

“Halo malaguistas, pertama-tama saya mengucapkan terima kasih untuk afeksi yang kalian tunjukkan sejak kedatangan saya. Saya ingin mengucapkan selamat tinggal dan mendoakanmu sukses,” tulis Okazaki dalam bahasa Spanyol saat berpamitan.     

Kisah ‘cinta satu malam’ ala Okazaki ini juga terjadi dengan bek Martin Skrtel. Bek berusia 34 tahun itu meninggalkan Atalanta setelah bergabung dalam durasi 24 hari. Skrtel pun langsung menemukan klub baru Istanbul Basaksehir. 

Seperti diberitakan Football Italia bukan masalah gaji yang membuat Skrtel pergi dari Atalanta. Melainkan ketidaksesuaian filosofi permainan eks bek Liverpool itu dengan allenatore Gian Piero Gasperini. Sama seperti Okazaki, maka Skrtel juga tak bermain sama sekali. 

 “Martin (Skrtel) berkata kepada saya, dalam usianya saat ini dia malah akan menjadi masalah di lini belakang kalau skema permainan tim ini tiga bek,” kata Gasperini. “Dan pernyataan itu menurut saya tak bisa dipahami,” tambah eks arsitek Inter Milan itu. 

Dengan pernyataan jujur ala Skrtel itu Gasperini malah memberikan toleransi. Yakni mencari klub baru sebelum bursa trasfer tutup. Maka berlabuhlah Skrtel ke Basaksehir.(dra/jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kuota Haji Bengkalis 2027 Capai 399 Jemaah, Biovisa dan Cek Kesehatan Belum Dibuka

Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…

6 jam ago

Seragam Gratis untuk Siswa Pekanbaru Segera Dibagikan, SMP Swasta Ikut Dapat

Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…

8 jam ago

Bukan Sekadar Perayaan, HUT ke-28 RS Awal Bros Diisi Aksi Sosial dan Olahraga

RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…

8 jam ago

Jembatan Panglima Sampul Dibangun Bertahap, Selat Akar Dikebut Tahun Ini

Dua jembatan strategis di Kepulauan Meranti tetap menjadi prioritas. Selat Akar ditargetkan rampung 2026, Panglima…

8 jam ago

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Orang Kaya? Pemerintah Siapkan Skema Baru

Pemerintah mengkaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9-10. Sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM bersubsidi.

9 jam ago

Dua Lahan di Kampar Terbakar, Tiga Hotspot Terdeteksi dalam Sehari

Dua kebakaran lahan terjadi di Kampar, sementara tiga hotspot terdeteksi. BPBD mencatat ISPU 94 dan…

10 jam ago