Categories: Pekanbaru

Momentum Membangun Jiwa Entrepreneur

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setiap tanggal 1 Oktober, diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila dan kemudian di tanggal 2 Oktober diperingati pula sebagai Hari Batik Nasional. 

Terkait hal ini, SMAN 7 Pekanbaru ingin menjadikan momentum tersebut sebagai upaya membangun jiwa entrepreneur, dengan yang tetap melestarikan budaya. Seperti diungkapkan Kepala SMAN 7 Pekanbaru Hj Nurhafni MPd, bahwa kedua momentum ini sebagai langkah membangun pemuda untuk memiliki jiwa enterpreneur dengan bisa memafaatkan batik.

“Dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila mari kita bangun pemuda-pemudi untuk memiliki jiwa entrepreneur, dengan bisa memanfaatkan batik. Kemudian memiliki jiwa patriotisme yang tidak mudah terprovokasi. Lalu dalam Hari Batik Nasional marilah kita budayakan dan lestarikan, karena Indonesia kaya akan budayanya. Besok dalam kegiatan pramuka wajib, kita lakukan peringatan Hari Batik Nasional, yang mana kita harap siswa dapat berkreasi seluas-luasnya namun tak mengganggu jam belajar. Seperti kreasi batik dari bahan sisa,” jelasnya kepada Riau Pos.

Nurhafni menambahkan, bahwa pihaknya juga sudah melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila. “Tadi pagi (kemarin) sudah upacara peringatan 1 Oktober, kita sampaikan bahwasanya salah satu faktor penggerus ideologi Pancasila adalah aksi provokasi, aksi demonstrasi yang tidak pada tempatnya dan ini bukan domainnya siswa. Jadi kita harapkan siswa tidak ikut-ikutan dengan ajakan demonstrasi yang akhir-akhir ini menyebar,” ujarnya.

“Untuk hari batik, siswa dan guru semuanya berbusana batik dan proses belajar mengajar berjalan seperti biasa,’’ ujarnya.(ayi)

 Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pramuka wajib, jadi kami tidak berapakian pramuka dan akan diadakan kegiatan-kegiatan berlandaskan pendidikan. Lalu untuk guru, akan ada agenda workshop evaluasi hasil belajar,” sambungnya lagi.

Dengan diadakannya peringatan ini Nurhafni berharap dapat pula menjadi momen pemersatu bangsa. “Marilah kita jalin kedamaian, kemakmuran, dan kenyamanan di negara kita ini. Jadikan hari peringatan kesakitain pancasila sebagai momentum untuk merekatkan kesatuan dan persatuan bangsa,” tutupnya.(ayi)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

18 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

18 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

18 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

18 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

1 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago