Categories: Pekanbaru

Pasar Tumpah Bikin Macet

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — SUDAH lama para pedagang kaki lima (PKL) menggelar barang dagangannya di ruas jalan protokol hingga pagi hari. Meski meresahkan warga, khususnya para pengendara, kegiatan PKL ini seakan ada pembiaran  oleh instansi terkait. 

Keberadaan pasar tumpah di pagi hari terlihat di beberapa jalan. Seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman. Pedagang berjualan di jalan mulai dini hari hingga pukul 07.00 WIB atau sampai 07.30 WIB. 

Pantauan Riau Pos, Senin (2/12) di Jalan Ahmad Yani tepatnya di depan RS Santa Maria, tampak puluhan pedagang kaki lima yang membuka lapak dan meletakkan barang dagangannya seperti kentang, pisang, jengkol, cabai dan sayuran lainnya di badan jalan. Kondisi serupa juga tampak di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Kantor BRI Sudirman. 

Fadli, seorang pengendara roda empat mengatakan, keberadaan para PKL di Jalan Ahmad Yani sangat menganggu. Pasalnya, PKL membuka lapak hingga menghabiskan ruas jalan sehingga menjadi sempit.

"Jalan jadi sempit. Mana kami harus antar anak ke sekolah tepat waktu. Kalau mereka bisa minggir atau pindah setidaknya bisa terbuka juga ruas jalan yang sempit ini. Saya bisa menghabiskan setengah jam untuk bisa keluar dari jalan ini," ucapnya.

Hal yang sama juga dituturkan Sari, pengendara roda dua yang kebetulan tengah berbelanja di Pasar Sukaramai.

"Ya mungkin lapak dagangannya agak dipinggirkan lagi sehingga pengendara lain yang ingin lewat bisa leluasa," tuturnya.

Sedangkan Suarmi, PKL di Jalan Ahmad Yani mengatakan, dirinya telah lama berjualan di pinggir jalan tersebut. Selain ramai dan dekat dengan para pembeli, ia juga tidak perlu membayar uang lapak. Hanya uang kebersihan kepada petugas yang berjaga.

Saat ditanyai bersedia untuk masuk ke dalam pasar, dirinya mengatakan, sebenarnya dirinya mau. Namun, karena biaya sewa yang menurutnya terlalu tinggi dan ketidakpastian pembeli bisa seramai di lokasinya sekarang sehingga ia enggan masuk pasar.

"Kalau semuanya pindah jualan di dalam pasar, nggak apa-apa. Tapi kalau nanti kami pindah, tapi yang jualan di jalan juga masih banyak, rugi kami. Di sini keuntungannya lumayan daripada masuk ke dalam pasar,"ucapnya.

Sementara itu, kemarin, personel Satlantas Polresta Pekanbaru mengimbau para PKL untuk meminggirkan lapak dagangannya agar jalan tidak macet dan dapat lewati pengendara.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Emil saat dikonfirmasi terkait membenarkan kegiatan patroli yang dilakukan oleh satuannya. Menurutnya, sejak pukul 06.00 WIB usai apel hingga pukul 07.30 WIB pihaknya telah turun ke sejumlah titik rawan kemacetan untuk mengurai ruas jalan yang tersendat.

Ia mengaku pihaknya sudah sering mengimbau PKL untuk tidak berjualan di pinggir jalan, sehingga tidak mengganggu ruas jalan yang ada.

"Biasanya kami memberikan imbauan melalui pengeras suara. Tapi tetap saja pedagang hanya menoleh-noleh saja. Sekarang kami datangi langsung dan membantu mereka untuk menggeser bahan dagangannya agar ruas lalulintas tetap lancar dan barang-barang mereka pun tidak rusak tertabrak kendaraan yang melintas,"kata dia.

Pihaknya juga berharap kepada dinas terkait untuk dapat memindahkan para pedagang sehingga tidak membuat arus lalulintas di saat jam sibuk menjadi terhambat, serta menjadi titik simpul kemacetan yang baru.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tak Sekadar Touring, Capella Honda Hadirkan Premium Movie Ride untuk Bikers PCX

Capella Honda Riau menggelar Premium Movie Ride bersama komunitas PCX Pekanbaru dengan kegiatan rolling city,…

8 jam ago

Intip Dapur MBG di Tenayan Raya, Relawan Masak Sejak Subuh untuk Ribuan Porsi

Aktivitas dapur MBG di SPPG Bencahlesung Tenayan Raya sudah dimulai pukul 02.00 WIB. Puluhan relawan…

9 jam ago

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Siak-RAPP Garap 40 Hektare Jagung

Polres Siak bersama RAPP menanam jagung pipil di lahan 40 hektare di Kampung Lubuk Jering…

10 jam ago

Kunjungi Riau Pos, Aulia Hospital Bahas Peluang Kolaborasi Informasi Kesehatan

Manajemen Aulia Hospital melakukan kunjungan silaturahmi ke Riau Pos di Pekanbaru untuk mempererat kemitraan dan…

10 jam ago

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…

1 hari ago

Tas Berisi Emas Rp48 Juta Dijambret, Dua Pelaku Diamankan Warga di Pangkalankuras

Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…

1 hari ago