Danrem 031/WB Brigjen TNI Dany Rakca Andalasawan saat memimpin upacara korps rapot kenaikan pangkat, Senin (1/4/2024). (penrem 031/wb untuk riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Komando Resor Militer (Korem) 031/Wira Bima menggelar upacara korps rapot kenaikan pangkat, Senin (1/4). Upacara ini dipimpin langsung Danrem Brigjen TNI Dany Racka Andalasawan.
Ada 25 personel yang mengalami kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Jumlah ini terdiri dari 10 orang perwira dan 15 orang bintara.
Dalam sambutannya Danrem menyampaikan kenaikkan pangkat adalah suatu prestasi bagi seorang prajurit. Kenaikan pangkat bukan sebuah hadiah dan bukan hasil periode. “Namun suatu prestasi yang diraih dan itu semua dapat dilaksanakan dengan kerja sama prajurit dan motivasi dari seorang istri yang mendampingi seorang prajurit,” ungkap Danrem dalam amanatnya.
Dikatakan dia, suatu pangkat haruslah selalu syukuri dengan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan jabatan yang diberikan.
“Saya selaku komandan Korem 031/WB sangat bangga dalam melaksanakan acara laporan korps kenaikan pangkat ini. Dan saya harapkan kepada anggota yang naik pangkat dapat memberikan dedikasi yang baik kepada satuan,” harapnya.
Adapun 10 orang perwira yang naik pangkat terdiri dari 1 orang mayor ke letnan kolonel, 2 orang kapten ke mayor, 7 orang letda ke lettu. Sedangkan sisanya ada sebanyak 11 bintara dan 4 tamtama.
“Selamat kepada para perwira, bintara dan tamtama yang naik pangkat. Semoga menjadi motivasi, penambah semangat serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas,” pesan Danrem.(nda)
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…