Categories: Pekanbaru

Anggaran Penanganan Covid-19 Sudah Terpakai Rp45 M

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih memfokuskan anggaran daerah untuk penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Pemko menyiapkan dana Rp115 miliar untuk percepatan penanganan Covid-19. Dari jumlah ini, sekitar 40 persennya atau Rp45.080.204.690 sudah terpakai.Penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 masuk dalam Belanja Tak  Terduga (BTT). Di Kota Pekanbaru, Rp115 miliar anggaran penanganan Covid-19 ini merupakan pergeseran dari anggaran kegiatan yang ada di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru 2020.

Pencairan BTT diajukan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru. Total pengajuan pencairan yang sudah dilakukan berjumlah Rp45.080.204.690.

Dirincikan, pengajuan dilakukan oleh beragam OPD. Di antaranya Dinas Kesehatan dua kali, pertama Rp3,07 miliar dan kedua  Rp8,17 miliar. Kemudian, Dinas Perkim Rp481 juta, BPBD Rp783 juta, Dishub Rp2,7 miliar, Dissos Rp12,7 miliar, dan Disperindag Rp7,4 miliar.

Plt Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru H Muhammad Jamil MAg MSi kepada Riau Pos, Senin (29/6) mengatakan, anggaran penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru masih akan terus dioptimalkan. "Apalagi kita sekarang memasuki masa transisi menuju tatanan normal baru," kata dia.

Dalam tatanan normal baru, masyarakat sudah bisa beraktivitas seperti biasa namun harus dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang disiplin dan ketat. Di saat yang sama, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tetap fokus melakukan penanganan, terutama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Selama masih diperlukan (untuk menangani Covid-19, red) anggaran ini bisa digunakan," tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT didampingi Kepala BPKAD Kota Pekanbaru Syoffaizal mengatakan, meski belum semua dana refocussing terpakai. Wako mengaku  tetap akan fokus pada penanganan Covid-19.

"Karena kita belum tahu ke depan bagaimana," kata dia.

Tak ditampiknya, pihaknya tetap melakukan kajian dan persiapan untuk kembali menggeser anggaran untuk kembali diarahkan pada pembangunan. Namun itu belum menjadi prioritas."Kita tetap kaji lagi. Tapi Covid-19 tetap jadi prioritas. Karena kita tidak tahu ini sampai kapan. Jadi tetap Covid ini jadi utama," tegasnya.(ali)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

20 jam ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

20 jam ago

Tersedak Paku Masuk ke Paru-Paru, RSUD Arifin Achmad Tangani Tanpa Operasi

RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…

20 jam ago

Polisi Bongkar Dugaan TPPO di Bengkalis, 12 Orang Diamankan

Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…

20 jam ago

Belajar Jadi Jurnalis, Puluhan Siswa SMP Global Andalan Kunjungi Redaksi Riau Pos

Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…

22 jam ago

Wali Kota Turun Langsung, New Paragon KTV Disegel Usai Video Viral

Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…

2 hari ago