Asisten Pemerintahan dan Kesra Dumai Yusrizal memasang tanda peserta yang mengikuti seleksi Paskibra di Balai Sri Bunga Tanjung, Rabu (27/3/2024). (SYAHRI RAMLAN/dumai)
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 257 siswa se-Kota Dumai, Rabu (27/3) mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang dipusatkan di Balai Sri Bunga Tanjung. Seleksi Paskibra yang berlangsung selama dua hari ini ternyata menggunakan sistim Cumputer Assisted Test (CAT).
”Tujuan seleksi untuk calon Paskibra adalah untuk menemukan calon yang memiliki karakteristik yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Paskibraka,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesra, Yusrizal kepada wartawan usai membuka seleksi Paskibra di Balai Sri Bunga Tanjung.
Anggota Paskibra itu tambah Yusrizal, memerlukan kepercayaan diri, disiplin yang tinggi serta ketahanan fisik maupun mental dan mampu bekerja dalam tim dan berkomunikasi secara baik. ”Makanya dalam seleksil calon Paskibra dilakukan berbagai bentuk tes yang meliputi sejumlah aspek termasuk berkomunikasi ini,” kata Yusrizal.
Berkaitan dengan hal tersebut, Yusrizal mengajak semua calon untuk dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. ”Isi diri dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk dapat lulus sebagai anggota Paskibra,” kata Yusrizal berpesan.
Ratusan siswa yang mengikuti seleksi Paskibra ini merupakan utusan dari 38 sekolah baik SMA, SMK maupun MA se-Kota Dumai. Ratusan siswa yang mengikuti seleksi Paskibra umumnya sudah dinyatakan lulus administrasi.(sah)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…