Categories: Dumai

Genangan Banjir Rob Wilayah Kota Dumai Semakin Tinggi

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Genangan banjir rob di wilayah Kota Dumai, Jumat (20/9) dinilai masih tinggi. Daerah-daerah yang semula tidak pernah tersentuh banjir justru sudah terendam.

Salah seorang warga Jalan Budi Kemuliaan Amran (56) menjelaskan, banjir rob yang terjadi kali ini boleh dikatakan cukup tinggi. Hal ini ditandai dengan ada beberapa titik yang tidak pernah tersentuh banjir, sekarang telah terendam.

”Jalan di pemukiman di tepi laut yang tahun lalu tak tergenang, hari ini tergenang. Rumah warga yang selama ini tak pernah tergenang, hari ini tergenang,” kata Amran.

Jalan Budi Kemuliaan yang berada di Kelurahan Laksamana, Kecamatan Dumai Kota termasuk jalan protokol yang kondisi sebagiannya telah terendam banjir. Tingginya genangan air membuat para pengguna jalan harus ekstrak hati-hati saat melintas di jalan yang sedang terendam air.

Malahan ada kendaraan milik warga yang terjebak banjir dan tidak bisa dinyalakan. Giliran, warga terpaksa harus mendorong sepeda motornya yang bisa dinyalakan untuk diantar ke bengkel terdekat.

Jalan protokol lainnya yang turut terendam banjir diantaranya Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Pattimura, Jalan Sultan Hasanuddin dan Jalan Ahmad Yani. Termasuk sejumlah jalan-jalan yang berada di daerah pesisir pantai dan di sepanjang daerah aliran sungai Dumai.

Puncak banjir rob di hari kedua kemarin, mulai dirasakan pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB. Air naik dari pengaruh pasang laut tersebut mengalir secara perlahan hingga sampai menggenangi sejumlah lokasi rendah.

”Banjir akibat pengaruh pasang air laut tahun ini cukup tinggi. Ini memasuki hari kedua sampai nanti hari ketiga. Setelah itu, ketinggian baru berkurang,” kata Ummi (65) warga Kelurahan Laksamana.

Kendati banjir rob itu muncul jam 06.00 WIB, surutnya berlangsung lama. Malahan, hingga sampai sekitar pukul 10.00 WIB, banjir rob juga masih terlihat menggenangi ruas badan jalan. Gilirannya, sebagian warga yang melintas lebih menghindar dan memilih jalan alternatif yang lain.

Sementara, Khairudin (65) warga yang berdomisili di pinggiran pantai Kelurahan Purnama menjelaskan, biasanya banjir rob yang sedang terjadi di daerah Kota Dumai berlangsung selama tiga hari. Dimana, setelah tiga hari, kondisi banjir rob bakal kembali mengecil.

‘Yang besar itu, cuma tiga hari. Hari berikut, mengecil lagi seperti sebelumnya,” kata Khairudin seraya menambahkan tahun ini genangan banjir rob dinilai lumayan tinggi.(ade)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kecelakaan Maut di Pekanbaru, Satu Pengendara Motor Meninggal di TKP

Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, pemotor tewas diduga melawan arus usai tabrakan dengan…

11 jam ago

HSBL 2026 Resmi Dimulai, Rengat Jadi Pembuka Ajang Basket Pelajar

HSBL 2026 resmi dimulai di Rengat. Tujuh tim pelajar siap bertanding dalam ajang basket terbesar…

12 jam ago

Cuaca Madinah Tembus 43°C, JCH Riau Alami Gangguan Kesehatan Ringan

Cuaca ekstrem di Madinah capai 43°C, sejumlah jemaah haji Riau alami gangguan ringan. Gelombang I…

12 jam ago

Satpol PP Pekanbaru Tertibkan PKL di Jalan Protokol, Lapak Diangkut

Satpol PP Pekanbaru bongkar puluhan lapak PKL di jalan protokol karena melanggar aturan dan abaikan…

15 jam ago

BBM Langka, Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Ikut Merangkak Naik

Harga sembako di Pekanbaru naik akibat BBM langka dan cuaca. Warga manfaatkan pasar murah untuk…

15 jam ago

Minim Marka Jalan, Keselamatan Pengendara di Kuansing Jadi Sorotan

Banyak ruas jalan di Kuansing minim marka dan rambu. Dishub akui keterbatasan anggaran, targetkan perbaikan…

15 jam ago