Para pendonor mengikuti kegiatan donor darah yang ditaja PSMTI Riau dan Mal Pekanbaru, Sabtu (27/4/2024). (prapti Dwi Lestari/riau pos)
KOTA (RIAUPOS.CO) – Jelang perayaan Tri Suci Waisak, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau kembali melaksanakan bakti sosial donor darah bersama Mal Pekanbaru dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru serta Panitia Waisak Bersama Pekanbaru.
Kegiatan yang berlokasi di lantai 3 Mal Pekanbaru (MP), Sabtu (27/4) ini diikuti ratusan peserta dari sejumlah komunitas maupun, pengunjung pusat perbelanjaan serta masyarakat umum.
Ketua PSMTI Riau Stephen Sanjaya mengatakan, donor darah untuk memperingati Hari Tri Suci Waisak 2568 BE dan Hari Kartini. Apalagi kegiatan donor darah ini juga sudah menjadi agenda rutin sebagai salah satu upaya menjaga ketersediaan stok darah guna membantu para saudara kita
yang tengah berjuang untuk mendapatkan kesembuhan.
Tak hanya itu, kali ini PSMTI Riau juga menargetkan sebanyak 500 kantong darah dapat diserahkan ke PMI Kota Pekanbaru untuk nantinya diberikan kepada para pasien di sejumlah rumah sakit di Kota Pekanbaru yang tengah membutuhkan kantong darah.
Dalam donor darah tersebut, terdapat undian doorprize bagi pendonor serta voucher dari beberapa outlet di Mal Pekanbaru. ”Baksos terbuka untuk umum. Kami berharap bisa mengumpulkan sekitar 500 kantong darah. Sejak kemarin sudah banyak yang mendaftar secara online. Ada yang langsung datang ke Mal Pekanbaru,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Waisak Bersama Pekanbaru, Alek Sidik menambahkan, donor darah merupakan rangkaian perayaan Waisak Bersama di Pekanbaru. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan berharap dapat membantu sesama, terutama yang memerlukan darah.
Apalagi, selain kegiatan donor darah di Mal Pekanbaru, Panitia Waisak Bersama Pekanbaru juga akan mengadakan berbagai kegiatan lainnya dalam rangkaian memperingati Hari Tri Suci Waisak seperti pawai Waisak di Jalan Karet dan Dharmasanti dan seluruh Majelis Agama Buddha di Pekanbaru juga melaksanakan baksos.
”Kami berharap dengan adanya kegiatan sosial ini bisa membantu masyarakat sekitar,” ucapnya.
Sedangkan Ketua FPK Riau Drs Auni M Noor MSi yang hadir di lokasi donor darah berharap kegiatan bisa menjadi budaya dan gaya hidup, karena memberikan banyak manfaat.
Bahkan, donor darah merupakan kegiatan mulia dan penting untuk terus dilaksanakan, karena hampir rumah sakit di Riau kekurangan stok darah.
Apalagi, tugas ini menjadi tugas bersama untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya donor darah. Karena bisa menolong orang lain dan merupakan suatu ibadah.
”Semoga ke depannya semakin banyak masyarakat yang mendonorkan darahnya,” tuturnya.(ayi)
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…
RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…
Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…
Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…