PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penanganan banjir di Kota Pekanbaru menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Persoalan banjir harus segera mendapakan solusinya. Untuk itu pemko Pekanbaru menargetkan master plan penanganan banjir bisa selesai tahun ini juga. Sehingga solusi penanganannya bisa segera direalisasikan.
”Targetnya tahun ini master plan harus selesai. Kemarin kami juga sudah konsultasi ke Bappenas, jadi saran dari Bappenas sama, harus ada proposal. Proposal itu harus didasari oleh master plan,” ujar Wali Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar Selasa (25/2).
Dirinya menambahkan ketika masterplan sudah direvisi, makan tahapannya dapat dilanjutkan kepada Detail Engineering Design (DED). Sebelum mencapai DED, penting diselesaikan untuk master plan terlebih dahulu.
”Selanjutnya setelah masterplan dan sudah ada dana maka dimasukan DED, kalau DED ini perbagian memang. Kalau langsung DED tak ada masterplan maka tak nyambung,” sebutnya.
”Nanti dibuat tinggi, ternyata airnya tak lewat situ. Kita bekerja berdasarkan itu, kalau diperbaiki parsial saja. Maka kita hanya memindahkan banjir saja yang ada,” sambungnya.
Persoalan penanganan banjir harus benar-benar serius dilakukan. Jika tidak maka tidak akan menyelesaikan persoalan banjir, malahan hanya memindahkan banjir saja.
”Misal perumahan yang banjir pindah ke perumahan yang lainnya. Hanya memindahkan masalah tidak menyelesaikan masalah. Jadi kita sudah instruksikan tadi kepada PUPR untuk penyusunan master plan penanganan banjir,” paparnya.(ilo)
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…