Categories: Hukum Kriminal

Sabu 50 Kg Senilai Rp75 M Disimpan di Kebun Sawit

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Pengungkapan narkoba dalam jumlah besar kembali terjadi di Provinsi Riau. Kali ini terjadi di Indragiri Hilir (Inhil). Tim gabungan Polres Inhil berhasil menggagalkan upaya penyeludupan 50 kilogram sabu-sabu, Jumat (23/10) dini hari.

Barang haram yang dikemas dalam bungkus plastik warna hijau bermerek Guan Yin Wang itu disimpan dalam karung warna putih di areal perkebunan sawit, Desa Sencalang, Kecamatan Keritang. Hal ini disampaikan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, didampingi Wakapolres Kompol Kari Amsah Ritonga, Kasat Narkoba AKP Bachtiar, Kasubag Humas AKP Warno Akman, Kasat Lantas AKP L Sinaga dan jajaran saat memberikan keterangan pers, Jumat (23/10) siang. Dalam keterangannya, Dian Setyawan mengatakan pengungkapan kasus dengan tersangka Y (43) itu berawal dari adanya informasi masyarakat setempat.

"Jika diuangkan barang haram ini ditaksir hingga mencapai Rp75 miliar," ungkap alumni Akpol 2000 itu.

Selain 50 kg sabu-sabu, petugas juga berhasil mengamankan uang tunai Rp10 juta, 2 unit handpone, dan sebilah senjata tajam jenis badik. Begitu mendapat informasi terkait persoalan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dengan menurunkan personel gabungan sejak 18 Oktober 2020.

"Hingga pada saat yang tepat, tim kami berhasil menangkap seseorang yang tiba-tiba datang membawa sabu ini," jelasnya.

Kapolres belum dapat menerangkan dari mana asal barang haram tersebut. Pasalnya saat ini pihaknya masih melakukan proses penyidikan dan pengembangan.

"Semuanya masih dalam tahap pengembangan," terang mantan Analisis Kebijakan Muda Bidang Binkar ROSDM Polda Maluku Utara.

Pelaku dijerat dengan pasal 114 jo 112 dengan ancaman pidana penjara 5 sampai 20 tahun, termasuk hukuman penjara seumur hidup sampai dengan hukuman mati.

Bupati Inhil HM Wardan pun mengapresiasi kinerja Kapolres yang telah berhasil mengungkap kasus tersebut. Menurut Wardan, barang bukti sebesar itu dapat dikatakan masuk dalam jaringan narkoba internasional.

"Kami pikir ini salah satu kasus besar. Kami sangat bersyukur Polres Inhil berhasil menggagalkannya. Paling tidak bisa menyelamatkan banyak generasi kita dari bahaya narkoba," sebut Wardan.(ind)

 

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Miris! Tiga Anak di Siak Setiap Hari Mengemis, Orang Tua Diberi Ultimatum

Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…

9 jam ago

Fazya-Halda Dinobatkan sebagai Bujang Dara Meranti 2026, Siap Melangkah ke Tingkat Riau

Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…

10 jam ago

MUI Ingatkan Warga Jelang Agustusan: Soal Pakaian Karnaval hingga Hadiah Lomba

MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…

10 jam ago

Target 100 Pohon per Gudep, Wali Kota Pekanbaru Libatkan Pramuka dalam Green City

Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…

11 jam ago

23,6 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Sudah Diperbaiki, Ini Ruas yang Masih Digarap

Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…

11 jam ago

Karhutla di Inhu Meluas hingga 50 Hektare, Api Mulai Merangsek ke Hutan Primer

Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…

14 jam ago