PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Teror molotov kembali terjadi. Kali ini insiden itu terjadi di rumah warga Jalan Musyawarah, Gang Keluarga, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, Ahad (23/8) sekitar pukul 02.00 WIB.
Kapolres Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Payung Sekaki AKP Akhmad Rivandy mengatakan, akibat dimolotov, beberapa perlengkapan furnitur yang terletak di teras rumah terbakar dan dinding menjadi hitam.
"Informasi itu kami dapat atas laporan warga Nasrul (55). Setelah kami cek TKP adanya dugaan pengrusakan modus pelemparan botol berisi minyak tanah dan bersumbu ke pelataran rumah warga," jelasnya.
Lebih jauh, pihaknya pun telah melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti dan juga pemeriksaan terhadap pemilik rumah.
"Pelaku dalam lidik. Untuk barang bukti diamankan berupa pecahan botol dan juga sisa sumbu bakar," urainya.
Adapun kronologi kejadian, Vandy kisahkan, saat itu pukul 01.30 WIB, korban tengah berada di ruang tengah menonton televisi. Seketika itu korban mendengar suara sepeda motor berhenti tepat di depan rumah nya, lalu korban mengintip. Namun, sepeda motor itu pergi meninggalkan lokasi rumahnya.
"Tak berselang lama, sekitar pukul 02.00 WIB korban kembali mendengar suara sepeda motor di depan rumah. Saat hendak mengintip tiba-tiba terdengar suara kaca pecah yang dilempar. Korban pun memastikan suara tersebut. Begitu membuka pintu, dilihatnya dua buah kursi rotan di teras rumahnya terbakar, api membesar yang mengakibatkan daun jendela rumah ikut menghitam," ujarnya.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…