PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setelah sepekan lebih, akhirnya rekonstruksi penganiayaan berujung maut pun diperagakan oleh pelaku, saksi, dan korban (peran pengganti). Dalam rekonstruksi yang digelar Polsek Bukitraya pada Kamis (23/7), terdapat dua lokasi utama tepatnya Warnet dan Lapangan yang berada di Jalan Inpres, Maharatu, Marpoyan Damai.
"Ada 15 adegan yang diperagakan oleh tersangka MG alias Acil (17), saksi-saksi, dan korban II alias Wisnu (19) yang digantikan peran pengganti," sebut Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Bukitraya Kompol Bainar yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Selamat.
TKP di Warnet Neon Net ada empat adegan. Dimulai dari tersangka menemui saksi Mico yang merupakan teman korban. Sampai akhirnya terlibat perselisihan tentang pacar Mico yang diganggu tersangka.
"Kemudian mereka menyepakati untuk duel di lapangan yang tak jauh dari Planet Swalayan, Jalan Inpres. Pada intinya, klimaks penganiayaan duel maut berada di TKP II yaitu lapangan tersebut. MG mengeluarkan pisau lipat yang menghunus leher kiri korban sampai meninggal," ungkapnya.
Disinggung berkas perkara, Bainar menyebut sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Katanya, tinggal menunggu P21.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Rindra Yasin
Justin Hubner dikabarkan terancam absen di Piala AFF 2026 karena Fortuna Sittard disebut tak memberi…
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final China Open 2026 setelah mengalahkan Liang Wei Keng/Wang…
Bhabinkamtibmas Polsek Kuantan Mudik Bripka Asril ikut menjadi Timbo Ruang Jalur Endang Rumus dalam Pacu…
Pemko Pekanbaru telah mengaspal 19 ruas jalan sepanjang 23 kilometer hingga pertengahan 2026 dan terus…
Harimau sumatra muncul di Desa Danai, Inhil, dan dilaporkan memangsa sapi warga. Polisi meminta masyarakat…
Kapolda Riau memimpin penanaman kembali mangrove rusak seluas 118 hektare di Rohil sebagai tindak lanjut…