PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Lima orang pria diringkus lantaran melakukan penculikan terhadap pria berinisial W (40). Tak hanya diculik, korban pun disekap dan dipukul di bangunan kosong tempat kelimanya sering berkumpul.
Kelima pelaku kriminal ini berinisial HS (34), YM (39), DM (28), S (39), dan JAP (39).
Kapolres Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya melalui Kasatreskrim Kompol Awalludin Syam saat ekspose Jumat (14/8/2020) mengatakan, terungkapnya kasus itu atas laporan anak korban, Kelvin Grace, pada 26 Juni dan dilaporkan ke Polresta Pekanbaru pada 25 Juli.
"Tersangka diamankan pada 6 Agustus di tempat berbeda yaitu Jalan Kavling, JAP di jalan Jenderal Sudirman, S dan DM di Jalan Tuanku Tambusai. Sementara HS menyerahkan diri," sebutnya yang didampingi Kanit Buser Iptu M Aprino Tamara.
Penculikan itu berlatar belakang adanya hutang ratusan juta yang harus dibayar.
"Ada pun motif yang dapat kami simpulkan saat ini, agar korban mencari temannya yang memiliki hutang. Jadi korban ini perantara dan yang mengetahui siapa saja yang memiliki hutang. Tercacat Rp200 juta yang belum dibayar," ujar Kapolres lagi.
Ditambahkannya, korban sempat melarikan diri, namun tertangkap oleh para tersangka dan diborgol yang kemudian dibawa ke rumah kosong itu.
"Nah di rumah kosong tempat penyekapan, korban pun dipukul hidungnya dengan kaki kursi. Selama kurang lebih 30 hari tinggal dengan cara diborgol dalam lemari," paparnya.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…