polisi-masih-memburu-pria-pembuang-sesajen-di-gunung-semeru
SURABAYA (RIAUPOS.CO) – Tim dari Polda Jawa Timur (Jatim) masih memburu penendang sesajen di lokasi bencana Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang yang videonya viral di media sosial.
"Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko di Surabaya, Kamis (13/1/2021).
Pengejaran oleh polisi dilakukan di sejumlah daerah, termasuk daerah asal pelaku di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Kami berharap pelaku segera menyerahkan diri," ucap perwira menengah Polri itu.
Polda Jatim sebelumnya membentuk tim untuk mengejar seorang pria penendang sesajen di lokasi bencana Gunung Semeru, Lumajang.
Selain pelaku penendangan, polisi juga mencari dan dan memantau media sosial orang yang mengunggah video pria penendang sesajen.
Konon, pria penendang sesajen itu merupakan seorang sukarelawan. Namun, Kombes Gatot belum memerinci identitas pelaku pembuangan sesajen itu.
Polda Jatim juga mengimbau kepada masyarakat maupun sukarelawan supaya menjaga kekondusifan di sekitar area bencana Gunung Semeru.
"Jangan sampai dirusak dengan adanya video-video yang mengandung SARA dan kita (masyarakat, red) harus menghormati kearifan lokal daerah situ," ujar Gatot.
Sebelumnya, video pria mengenakan rompi hitam penendang sesajen itu viral di media sosial. Aksi pelaku terjadi di kawasan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang.
Dalam video itu, pelaku membuang sesajen di depannya, bahkan ada yang ditendang. Tindakan pria itu lantas dilaporkan DPD Prajaniti Hindu Indonesia Jawa Timur ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim, pada Senin (10/1).
Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…