satu-pelaku-rampok-di-pasar-dupa-diringkus
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masih ingat kasus perampokan emas di Pasar Dupa, Tengkerang Tengah, Marpoyan Damai, Pekanbaru? Pelaku yang sempat buron sudah berhasil diringkus oleh Satreskrim Polresta Pekanbaru.
"Satu orang sudah kami amankan. Dia berinisial JA (30) yang merupakan penadah. Saat itu diamankan di Jalan Kereta Api pada 13 Februari lalu," sebut Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kasat Reskrim Kompol Awalludin Syam, Selasa (10/3).
Kepada Riau Pos, mantan Kasat Reskrim Dumai mengatakan, untuk pelaku utama sudah dikantongi namanya. "Ya, pelaku utama sudah kami kantongi namanya dan dalam pengejaran," jelasnya.
Lebih jauh, tersangka JA selain tersandung sebagai penadah juga sebagai pelaku. “Tersangka sebagai pelaku dan penadah. Pasal yang diterapkan 363 jo 55 dan 480,” ungkapnya.
Awal mengisahkan, JA mendapat porsi bagian pemantau. Ketika keadaan sudah memungkinkan, JA memberi kabar kepada pelaku utama. "Jadi JA itu tukang pantau atau bagian nengok-nengok," urainya.
Pria tiga anak itu pun menyebutkan, satu hari sebelum kejadian, tersangka utama dititip motor oleh orang. Kemudian, motor tersebut digunakan untuk melakukan pencurian atau perampokan.
"Motor itu kemudian dititip ke JA. Saat melakukan pencurian jalan kaki sebagai antisipasi jika tertangkap bisa lari. Dan benar, ketahuan. Terus lari. Pada sore harinya tersangka memberi hasil curian berupa emas ke JA," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, perampokan tersebut terjadi pada saat salat Jumat (24/1). Aksinya terekam CCTv, sehingga itu menjadi penguat dalam melakukan penyelidikan.(s)
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…