Categories: Hukum Kriminal

Zul Zivilia Divonis 18 Tahun Penjara, Pengacara Ajukan Kasasi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Zul Zivilia kini tengah mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung (MA) karena putusan pengadilan tingkat pertama dan kedua dirasa tidak adil. Seperti diketahui, Zul Zivilia divonis 18 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara terkait kasus narkotika.

“Beberapa hari lalu kami sampaikan kasasi berkaitan dengan putusan pengadilan tingkat pertama dan tingkat dua. Kami sudah terima putusannya. Kasasi itu, kami ajukan berkaitan dengan adanya kesalahan dalam penegakan hukum di tingkat pertama dan tingkat dua,” kata pengacara Zul Zivilia, La Ode, ketika ditemui di bilangan Simprug, Jakarta Selatan, Ahad (7/6/2020).

Pengacara Zul Zivilia kaget dengan vonis majalies hakim tingkat pertama dan  dua yang menganggap kliennya sebagai pengedar narkoba. Karena di dalam persidangan, katanya, tidak terbukti bahwa Zul adalah pengedar. Selama persidangan berlangsung juga tidak dapat dibuktikan adanya aliran dana terkait perdagangan narkoba kepada Zul Zivilia.

Sebaliknya, La Ode menganggap kliennya itu adalah korban dari jaringan pasar gelap narkoba. Dia pun menganggap vonis 18 tahun penjara tidak tepat dijatuhkan kepada pelantun Aishiteru tersebut.

“Kami melihat tidak ada satu alat bukti pun yang lebih konkrit yang dapat menyeret klien kami ke dalam kasus itu. Tapi kok (vonis hukumannya) seperti bandit dan mafia tingkat dewa,” paparnya.

Zul Zivilia memiliki riwayat penyalahgunaan narkoba sejak 2012 dan cukup lama menggunakan obat haram tersebut. Pada 2016 silam, Zul Zivilia sempat menjalani rehabilitasi selama kurang lebih 3 bulan.

Seperti diketahui, Zul Zivilia bersama beberapa temannya diamankan petugas kepolisian di salah satu apartemen di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara, awal 2019. Dari tangan mereka, polisi mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 9,54 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 24.000 butir.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

11 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

11 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

11 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

12 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

1 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

1 hari ago