phri-dukung-new-normal-untuk-gerakkan-ekonomi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau mendukung konsep new normal yang digaungkan pemerintah. Dukungan ini diberikan agar perekonomian Riau di tengah wabah pandemi ini dapat terus bergerak.
Hal ini disampaikan oleh Ketua PHRI Riau Nofrizal. Ia juga mengharapkan new normal dapat segera diterapkan. "Kita bisa melihat bagaimana perekonomian kita di tengah pandemi ini. Yang penting sekarang, bagaimana agar ekonomi dapat bergerak," ungkapnya, Jumat (29/5).
Nofrizal menuturkan, saat ini Pekanbaru telah melakukan tiga kali pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Menurutnya, jika berbagai aktivitas masyarakat terutama di sektor ekonomi dilarang, maka perekonomian bisa semakin memburuk.
"Saat ini memperbaiki perekonomian itu sulit, apalagi perekonomian kita terjun bebas. Kita berharap bagaimana pemerintah bisa memulihkan ekonomi tanpa menghilangkan protokol kesehatan, oleh karena itu new normal bisa kita terapkan. Kalau tidak kapan kita bangkit," jelasnya.
Di sektor perhotelan sendiri, Nofrizal mengatakan para pengusaha yang bergerak di bidang tersebut kesulitan bertahan di tengah pandemi, sementara kewajiban tetap harus dibayarkan dengan minimnya pendapatan.
"Bunga bank harus dibayar, kemudian operasional listrik dan lainnya, makanya semoga new normal cepat diterapkan," ujarnya.
Lebih lanjut, Nofrizal mengungkapkan terkait protokol kesehatan, pihak hotel telah menetapkan hal tersebut sejak pandemi berlangsung.
"Kita dukung langkah pemerintah, jangan dibiarkan berlarut-larut," tuturnya.(a)
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…