Anggota club Daihatsu yang tergabung dalam Daihatsu Official Club foto bersama saat acara Rocky Hybrid Smart Challenge , belum lama ini. (DAIHATSU)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Daihatsu menghadirkan pengalaman berkendara hybrid secara langsung melalui program Rocky Hybrid Smart Challenge, di tengah tingginya mobilitas perkotaan dan meningkatnya perhatian terhadap kendaraan elektrifikasi.
Program ini dirancang untuk mengenalkan sekaligus membuktikan performa dan efisiensi Daihatsu Rocky Hybrid saat digunakan dalam kondisi lalu lintas perkotaan yang sesungguhnya.
Rocky Hybrid Smart Challenge melibatkan 21 komunitas yang tergabung dalam Daihatsu Official Club. Kegiatan ini digelar bersamaan dengan agenda Daihatsu Club Leader Meet Up, forum rutin yang bertujuan memperkuat kolaborasi, evaluasi kegiatan, serta membangun engagement jangka panjang antara Daihatsu dan komunitas.
Kegiatan yang berlangsung belum lama ini dimulai dari Head Office Astra Daihatsu Motor, Sunter. Para peserta dibagi ke dalam beberapa tim lintas komunitas untuk melintasi sejumlah kawasan perkotaan dengan beragam kondisi jalan, mulai dari kepadatan lalu lintas ibu kota hingga kontur jalan yang bervariasi.
Dalam kondisi lalu lintas stop and go, peserta merasakan langsung keunggulan EV Mode, di mana mesin bensin berhenti bekerja dan kendaraan digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik. Kondisi ini memberikan sensasi berkendara yang lebih senyap dan efisien, terutama saat terjebak kemacetan.
“Pantas saja terasa irit. Saat macet, mesin bensinnya mati dan mobil bergerak menggunakan motor listrik. Selain lebih hemat, kabin juga terasa lebih senyap dan nyaman,” ujar Ketua Umum Sigra Club Indonesia (SICI), Fahrizal.
Peserta juga mengapresiasi respons akselerasi instan dari motor listrik Rocky Hybrid yang menghasilkan tenaga 106 PS dan torsi 170 Nm. Pada Rocky Hybrid, motor listrik berperan sebagai penggerak utama, sementara mesin bensin 1.2L WA-VEX berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai, sehingga karakter berkendara terasa lebih halus dan responsif untuk penggunaan harian.
Kenyamanan berkendara semakin ditunjang oleh fitur auto brake hold, yang dinilai sangat membantu saat menghadapi kemacetan panjang. Fitur ini memungkinkan pengemudi tidak perlu terus menekan pedal rem saat berhenti dalam waktu lama, sehingga mengurangi kelelahan.
Melalui pengalaman tersebut, peserta menilai bahwa gaya berkendara yang halus, kecepatan stabil, kondisi kendaraan yang prima, serta manajemen beban yang tepat menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi konsumsi energi, khususnya pada kendaraan hybrid yang dirancang untuk mobilitas urban.
“Sebelumnya saya sempat mencoba Rocky Hybrid di pameran dengan rute yang singkat. Melalui kegiatan ini, saya bisa merasakan performanya lebih maksimal dalam waktu lebih lama. Kesan saya, mobil ini nyaman, efisien, dan teknologinya sangat relevan untuk penggunaan harian,” ungkap Ketua Umum Terios Rush Club Indonesia (Teruci), Budhy Prihantoro. (ose)
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.
Dishub Kuansing kembali memasang portal jalan di Teluk Kuantan untuk membatasi kendaraan bermuatan berat dan…
Batiqa Hotel Pekanbaru menghadirkan Patin Lancang Kuning lewat program Jelajah Rasa Nusantara, kolaborasi dengan nelayan…
Kejari Inhu melimpahkan sembilan tersangka korupsi pengelolaan keuangan Perumda BPR Indra Arta ke JPU. Perkara…
DPRD Pekanbaru mendorong Pemko menggratiskan parkir rumah sakit. Parkir dinilai memberatkan keluarga pasien dan perlu…