JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kabar menarik datang dari produsen mobil Toyota Motor Corporation (Toyota) yang rencanannya akan meluncurkan mobil listrik ultra kompak. Mobil ini berdimensi mungil yang hanya menyediakan dua kursi yaitu pengemudi dan satu penumpang.
Toyota akan meluncurkan pada tahun 2021 mendatang namun belum diketahui di bulan apa. Kehadiran mobil ini dianggap sebagai transisi Toyota seiring dengan kebijakan pemerintah Jepang yang akan fokus memenuhi kebutuhan mayarakat akan kendaraan listrik.
Dilansir dari laman Slash Gear, mobil listrik kaum urban ini yang kompak ini akan memiliki keunggulan di jalanan sempit serta banyak tikungan. Toyota yakin kalau maobil ini nantinya akan banyak diminati oleh pengemudi pemulan, usia muda, atau bahkan orang tua sangat pas dengan kondisi yang ada.
Belum ada informasi lebih detail tentang nama mobil ini, namun dipastikan akan menggunakan baterai sebagai tenaganya dan mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer. Baterai ion-lithium ini diproduksi oleh perusahaan patungan antara Toyota dengan Panasonic yaitu Prime Planet Energy & Solutions.
Bicara masalah harga, diungkapkan sumber yang mengetahui persis rencana tersebut adalah sekitar 1,6 – 1,7 juta yen atau sekitar Rp220- Rp 233, 5 juta ( bila kurs 1 yen = Rp 137,37). Harga ini belum termasuk subsidi, maka akan bisa lebih murah.
Sebagai informasi kalau pemerintah Jepang akan memberikan subsidi harga jual serta keringanan pajak kepada pembeli mobil ramah lingkungan. Sangat menarik bila mobil ini juga akan dijual di Indonesia, namun pastinya infrastruktur harus tersedia.
Pemerntah Indonesia seperti diketahui sedang melakukan tahapan untuk membangun infrastruktur terkat kebutuhan mobil listrik. Diantaranya menyediakan alat pengecasan untuk mobil listrik di rest area Tol Trans Jawa.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…