Categories: Hukum Kriminal

13 Laporan KDRT sepanjang 2020

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Aksi kekerasan terhadap perempuan dan anak masih kerap terjadi saat ini di Kota Pekanbaru. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Pekanbaru sepanjang tahun 2020 mendata ada 13 laporan  Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). 

Data tersebut adalah dari UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pekanbaru. "Kami banyak menerima laporan kasus KDRT tahun ini. Perempuan menjadi korban dalam kasus ini," kata Kepala DP3A Kota Pekanbaru Chairani akhir pekan lalu. 

Menurut dia, latar belakang kasus kekerasan terhadap perempuan karena masalah ekonomi. Keadaan ekonomi yang lemah pada rumah tangga berujung konflik antara suami dan istri. Kondisi ini juga berujung hingga perceraian. "Tekanan kondisi ekonomi membuat pelaku menjadikan korban sebagai sasaran kekerasan," terangnya.

Dia mengungkapkan, sepanjang tahun ini UPT PPA menerima 22 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan. Selain itu ada kasus kekerasan lainnya yang dialami oleh korban. Delapan kasus di antaranya adalah kasus kekerasan berbasis gender. Kemudian ada juga satu kasus kejahatan seksual.

Pihaknya melalui UPT PPA sudah melakukan pendampingan terhadap para korban. Mereka mendampingi agar tidak berdampak psikis bagi perempuan yang menjadi korban. Nantinya juga akan ada pendampingan hukum, jika korban melanjutkan kasus ini ke proses hukum. "Kita dampingi korban, agar tidak berdampak pada kondisi psikisnya," urainya menutup.(yls)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

18 jam ago

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

3 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

3 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

3 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

3 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

3 hari ago