virus-corona-berdampak-sistemik-masif-dan-terstruktur
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengaku khawatir akan penyebaran wabah virus corona. Pasalnya, virus bernama COVID-2019 ini telah menyebar ke beberapa negara di Asia, salah satunya Korea Selatan (Korsel).
Kendati sudah menyebar hingga ke Korsel, Bahlil tak terlalu khawatir akan dampak ekonomi, baik investasi maupun perdagangan negara tersebut dengan Indonesia. Namun, dia masih mencemaskan soal lesunya kegiatan ekonomi Cina akibat virus yang mulai muncul Desember 2019 itu.
"Korsel sampai sekarang stabil. Saya was-was itu (investasi) dari Cina," ungkapnya ketika ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2).
Ia mengharapkan wabah virus ini cepat berlalu. Jika kejadian ini terus terjadi hingga Maret mendatang, maka ada kemungkinan dampaknya akan signifikan ke perekonomian Indonesia.
"Corona ini berdampak sistemik, masif, dan terstruktur. Tetapi sampai sekarang realisasi investasi kita sampai Februari masih bagus," katanya.
Bahlil mengaku belum mengetahui akan turun berapa persen investasi asal Cina. "Maret kami akan hitung berapa persentase terhadap realiasi investasi. Kalau yang kami hitung itu dari Cina. Investasi dari yang lainnya normal," ucapnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…