Categories: Ekonomi Bisnis

Trust terhadap Jasa Keuangan Meningkat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau mencatat, secara umum, kinerja sektor jasa keuangan di Riau mengalami pertumbuhan positif.

Dikatakan oleh Plt Kepala OJK Provinsi Riau Endang Nuryadin, hal ini ditopang oleh permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, dan profil risiko yang terjaga. OJK juga menjelaskan bahwa kredit perbankan di Provinsi Riau menunjukkan trend pertumbuhan yang positif dari tahun 2021 hingga 2024. ‘’Pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2022 sebesar 9,52 persen,’’ ungkapnya dalam kegiatan Temu Pers di Kantor OJK Riau, awal pekan kemarin.

Terbukti, sampai dengan Januari 2024, kredit perbankan tumbuh sebesar 10,33 persen (YoY). Hal ini menunjukkan bahwa sektor perbankan di Riau masih aktif dalam menyalurkan kredit kepada masyarakat dan dunia usaha.

Berdasarkan data segmentasi sektor penerima kredit, tercatat kredit di sektor Rumah Tangga menjadi yang terbesar, mencapai Rp34,46 triliun. ‘’Hal ini menunjukkan geliat ekonomi di sektor konsumsi masyarakat. Diikuti oleh sektor Pertanian dengan nilai kredit Rp25,11 triliun, dan sektor Perdagangan dengan nilai kredit Rp13,25 triliun,’’ paparnya didampingi Deputi Direktur Pengawasan LJK Kantor OJK Provinsi Riau Elvira Azwan.

Dari sisi jenis pengguna, kredit modal kerja masih menjadi yang dominan dengan nilai Rp28,43 triliun. Disusul oleh Kredit Investasi senilai Rp29,89 triliun. Hal ini menunjukkan optimisme pelaku usaha dalam melakukan ekspansi bisnis. Kredit Konsumsi, tercatat senilai Rp35,60 triliun.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK), sejak tahun 2021 hingga awal tahun 2024, DPK perbankan di Provinsi Riau mengalami pertumbuhan yang stabil. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2021 sebesar 19,57 persen. Tercatat, sampai dengan akhir Januari 2024, total DPK di Provinsi Riau sebesar Rp120,1 triliun, atau meningkat 10,33 persen dibanding tahun sebelumnya (YoY). ‘’Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan di Riau masih tinggi,’’ jelasnya.

Sedangkan Loan to Deposit Ratio (LDR), LDR di Riau berada pada kisaran 71-78 persen, yang menunjukkan bahwa bank masih memiliki ruang untuk menyalurkan kredit lebih banyak. Peningkatan LDR dari tahun 2021 ke 2024 menunjukkan bahwa bank semakin aktif dalam menyalurkan kredit.

Untuk Resiko Kredit, dalam hal ini terkait Non Performing Loan (NPL), dari tahun 2021 sampai dengan 2024, NPL perbankan di Provinsi Riau berada pada kisaran 2 persen s.d. 2,48 persen.

“Secara keseluruhan, kinerja industri perbankan di Provinsi Riau sejak 3 (tiga) tahun terakhir cenderung menunjukkan pertumbuhan yang positif. Hal ini ditunjukkan oleh pertumbuhan kredit dan DPK yang stabil, serta LDR yang berada pada tingkat yang wajar. Meskipun NPL mengalami peningkatan pada tahun 2024, namun masih berada di bawah batas yang ditentukan oleh OJK,’’ ujarnya.(azr)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

1 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

1 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago