Telkomsel menghadirkan program Pendampingan Psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera. Kegiatan pendampingan psikososial tersebut dilaksanakan di 15 titik posko bencana yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dan menjangkau sekitar 2.000 anak. Telkomsel untuk Riau Pos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebagai bentuk komitmen mendampingi masyarakat terdampak bencana secara menyeluruh, Telkomsel menghadirkan program pendampingan psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Kampung Dongeng, komunitas pendongen terbesar di Indonesia.
Kegiatan pendampingan psikososial tersebut dilaksanakan di 15 titik posko bencana yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Melalui berbagai aktivitas edukatif dan interaktif, seperti sesi mendongeng, permainan kreatif, serta kegiatan kebersamaan, program ini telah menjangkau sekitar 2.000 anak terdampak bencana.
Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono, mengatakan bahwa pemulihan kondisi psikologis anak menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana.
“Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terdampak secara emosional saat terjadi bencana. Melalui pendampingan psikososial ini, Telkomsel berupaya menghadirkan ruang yang aman dan menyenangkan agar anak-anak dapat kembali tersenyum, bermain, serta menumbuhkan harapan untuk bangkit,” ujar Saki, Rabu (16/12).
Melalui kolaborasi dengan Kampung Dongeng, Telkomsel menghadirkan para pendongeng yang membawakan cerita inspiratif dan sarat nilai positif, sekaligus mengajak anak-anak berinteraksi secara aktif. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu anak mengekspresikan perasaan, mengurangi trauma, serta memperkuat ketahanan mental di tengah proses pemulihan pascabencana.
“Kami percaya pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga pada pemulihan semangat dan kesehatan mental masyarakat, khususnya anak-anak. Telkomsel akan terus hadir memberikan dukungan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Program pendampingan psikososial ini menjadi bagian dari rangkaian inisiatif sosial Telkomsel dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana di wilayah Sumatera, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk melayani sepenuh hati dan menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. (hen)
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…