Categories: Pekanbaru

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk melakukan berbagai langkah dalam mencegah dan memberantas perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Upaya tersebut dilakukan melalui program pembinaan, penyuluhan, hingga penindakan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah program sebagai bentuk antisipasi terhadap perilaku yang dinilai menyimpang tersebut. Langkah pencegahan dini terus dilakukan agar keberadaan LGBT di Kota Pekanbaru dapat diminimalkan.

Menurut Markarius, pelaksanaan program tersebut telah dikoordinasikan bersama berbagai pemangku kepentingan. Ia menyebut seluruh stakeholder memiliki komitmen yang sama dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan perilaku LGBT di Kota Pekanbaru.

“Untuk mempersiapkan langkah-langkah memberantas perilaku menyimpang ini, kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder. Program-program sedang berjalan,” ujar Markarius, Sabtu (11/7).

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga telah menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru untuk meningkatkan penertiban di sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi menjadi tempat terjadinya penularan HIV/AIDS maupun aktivitas asusila yang berkaitan dengan LGBT.

Ia menyebut langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menurutnya telah menetapkan LGBT sebagai ancaman nasional nonmiliter.

Markarius menilai perilaku LGBT juga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kota Pekanbaru. Karena itu, selain penegakan aturan, pemerintah juga mengedepankan pendekatan pembinaan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemko Pekanbaru menggandeng para mubalig dan organisasi dakwah untuk berperan aktif memberikan pembinaan kepada masyarakat. Edukasi mengenai LGBT akan disampaikan melalui berbagai kegiatan keagamaan, termasuk ceramah di masjid serta materi khutbah Jumat.

“Kami berharap langkah ini bisa benar-benar memberantas perilaku menyimpang dan mengedukasi anak-anak muda tentang bahaya LGBT bagi kesehatan maupun agama,” tutupnya.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

1 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

22 jam ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

1 hari ago