Categories: Ekonomi Bisnis

Pemerintah Evaluasi KUR, Siapkan Badan Layanan Umum untuk Salurkan Kredit UMKM

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah mengevaluasi kredit usaha rakyat (KUR). Alasannya, pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kerap dikeluhkan.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, pemerintah sedang membuat formulasi pembiayaan yang ramah bagi pengusaha UMKM. Selama ini KUR belum maksimal dan optimal. Tetapi, lanjut dia, tidak berarti program kredit usaha rakyat yang berjalan selama ini gagal. ’’Kementerian UMKM bersama Kemenko Bidang Perekonomian dan Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat melakukan evaluasi untuk penyempurnaan KUR, kata Maman di sela peresmian Ansor Stokis di Jakarta, Ahad (8/12).

Seperti diketahui, KUR dijalankan pemerintah untuk mengatasi permodalan usaha kecil. Salah satu keunggulannya adalah suku bunga kredit tergolong rendah. Namun, dalam praktiknya, pengusaha UMKM kerap kesulitan untuk mengakses KUR karena ada syarat agunan atau jaminan dan yang lainnya.

Maman juga menyampaikan, Kementerian UMKM bersama Kemenkeu sedang menyiapkan badan layanan umum (BLU). ’’Tujuannya, menyalurkan kredit ke pengusaha UMKM. Bunganya jauh lebih rendah dan tidak memberatkan,’’ katanya.

Namun, dia belum menyampaikan detail besaran bunganya. Hanya, BLU untuk pembiayaan UMKM itu diperkirakan lahir pada Januari atau Februari tahun depan.

Dalam kesempatan tersebut, keluhan akses modal usaha lewat KUR disampaikan langsung oleh Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin. Dari 4.000-an UMKM jaringan Ansor yang mereka dampingi, hanya 2.000 UMKM yang bisa mengakses untuk mendapatkan kucuran modal KUR. ’’Betapa sulit akses (permodalan) KUR,’’ ujarnya.

Addin mengatakan, untuk mendapatkan KUR Rp50 juta misalnya, ada syarat jaminan. Sementara, pengusaha UMKM yang membutuhkan modal kecil itu tidak memiliki aset yang bisa dijadikan agunan ke bank.

Dia menyambut baik rencana dari OJK yang akan membuat regulasi sistem credit scoring. Dengan sistem tersebut, UMKM dengan kondisi tertentu tidak perlu menyiapkan agunan.(jpg)

 

 

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Pengembang The Peak Hotel Pekanbaru Dinyatakan Pailit, Begini Nasib Pemilik Apartemen

PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…

1 jam ago

Kelebihan Bayar Seragam SMAN di Riau, Sejumlah Kepala Sekolah Dipanggil untuk Diperiksa

Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…

2 jam ago

Hasil Tes Negatif, Monyet yang Ditangkap Usai Serang Warga Tembilahan Masih Diobservasi

Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…

2 jam ago

Gugatan Cerai Rezita Meylani terhadap Yopi Arianto Masuk Mediasi, Tergugat Tak Hadir

Rezita Meylani menggugat cerai Yopi Arianto di PA Rengat. Proses mediasi berlangsung, namun belum menghasilkan…

2 jam ago

Kuansing Dapat Tambahan Dana Rp70 Miliar, Gaji PPPK dan TPP ASN Jadi Prioritas

Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…

19 jam ago

290 Bilik Santri Ludes Terbakar, Bupati Kampar Langsung Turun ke Ponpes Syekh Burhanuddin

Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…

19 jam ago