Categories: Ekonomi Bisnis

Tinjau Langsung Stok di Lapangan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) —  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meninjau langsung stok beras Bulog. Kemarin (4/3) dia memeriksa pasokan dan kualitas beras di gudang yang terletak di Jakarta Utara. Pada hari yang sama, Erick berkunjung ke apotek Kimia Farma di Jakarta Pusat. Di sana, dia menginspeksi ketersediaan masker.

Didampingi Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, Erick mencoba mencocokkan laporan yang dia terima dengan fakta di lokasi. "Saat ini laporannya, stok beras pemerintah ada 1,65 juta ton. Stok beras aman," ujarnya. Menurut lelaki 49 tahun itu, stok masih mungkin bertambah karena musim panen raya berpotensi maju pada Maret-April.

Kondisi yang tidak jauh berbeda juga terjadi saat Erick meninjau ketersediaan masker di apotek Kimia Farma, Cikini, Jakarta Pusat. Kimia Farma diketahui saat ini memiliki stok 4.000 dus. Setiap dus berisi sekitar 50 lembar masker. Apotek itu memiliki 200 ribu masker. "Untuk memastikan distribusinya terjaga, Kimia Farma membatasi pembelian setiap orang tidak bisa beli lebih dari dua (lembar, red) masker," bebernya.

Untuk kedua barang yang saat ini dianggap primer tersebut, Kementerian BUMN menegaskan akan terus mengawasi distribusi dan ketersediaannya. Erick juga menyebutkan, kementerian akan dibantu satgas untuk mengontrol pasokan dan pergerakan harga.

Sehari sebelumnya, Rabu (3/3) Presiden Joko Widodo alias Jokowi menjamin stok pangan nasional aman. Karena itu, dia mengimbau masyarakat tidak panik. Di Istana Merdeka, Jokowi menyatakan bahwa pemerintah sudah menerbitkan persetujuan impor sejumlah komoditas. Tujuannya, tentu saja, menjamin ketersediaannya. "Yang justru bikin langka itu karena pembelian besar-besaran. Tindakan menimbun dan memborong itu sendiri," ujarnya.

Jokowi memastikan bahan pokok tersedia sampai Lebaran. Dia sudah mengecek ke Bulog. Juga ke Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).(agf/han/byu/c19/hep/jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

17 jam ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

17 jam ago

AI Makin Canggih, Jurnalis Diingatkan Jangan Sampai Kalah dan Kehilangan Fakta

AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…

18 jam ago

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…

18 jam ago

Eks Kuasa Hukum PT SPRH Dituntut 14 Tahun, Kerugian Negara Capai Rp64,2 Miliar

Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…

22 jam ago

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, 21 Puskesmas Kini Disiagakan 24 Jam

Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…

22 jam ago