Categories: Ekonomi Bisnis

Wuling Beberkan Kesiapan Produksi Mobil Listrik di Indonesia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Dalam mendukung membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, pemerintah Indonesia diwakili Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A; Menteri Perhubungan (Menhub), Ir. Budi Karya Sumadi; dan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan ke pabrik Wuling Motors (Wuling) yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.

Kedatangan para Menteri ke fasilitas manufaktur Wuling dalam rangka memberi dukungan kepada Wuling untuk bersama memasuki era elektrifikasi kendaraan listrik di Tanah Air.

Kehadiran perwakilan pemerintah disambut oleh Mr. Shi Guoyong selaku President Director Wuling Motors dan Arif Pramadana, Vice President Wuling Motors. Kedua Menteri dan jajarannya melihat proses produksi kendaraan di pabrik Wuling yang menerapkan Global Manufacturing System (GMS).

Menurut Shi Guoyong dalam keterangan resminya, realisasi investasi Wuling di Indonesia dimulai dari pembangunan fasilitas produksi dan supplier park dengan standar kualitas global.

“Wuling hingga kini telah menghadirkan lini produk berkualitas di pasar otomotif Indonesia, bahkan menjadi komoditas ekspor. Selain itu, selama masa pandemi, Wuling turut menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam proses manufaktur sehingga kesehatan para karyawan senantiasa terjaga,” ujarnya.

Agenda utama kunjungan Menko Marves dan Menhub beserta jajarannya untuk mengajak Wuling bekerjasama di bidang kendaraan listrik, termasuk infrastrukturnya. Pada kesempatan ini, Shi Guoyong memaparkan rencana ke depan perkembangan kendaraan listrik Wuling yang saat ini telah dipasarkan di Cina.

Wuling memang mempunyai kendaraan listrik beserta ragam teknologi yang dimiliki tiap-tiap lini. Mulai dari E100, E200, E300, hingga Mini EV yang telah dipasarkan di Cina dan mencetak pencapaian no.1 penjualan kendaraan listrik pada 2021 dengan angka penjualan 200.000 unit (Januari-Juli 2021).

Teknologi yang ada di platform GSEV tersebut terdiri dari kendaraan penumpang dan logistik tanpa pengemudi, konektivitasi 5G, serta komputasi awan. Dengan demikian, Wuling sudah memiliki rangkaian produk EV dan inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia.

Setelah sesi pemaparan Shi Guoyong, Menko Marves dan Menkes berkesempatan mencoba pengalaman berkendara dengan mobil listrik Wuling di area terbatas kantor pusat Wuling yang berada di Cikarang, Jawa Barat.

Dipandu oleh Arif Pramadana, para Menteri dapat merasakan langsung kendaraan listrik Wuling dan mencoba inovasi yang terdapat pada dua kendaraan listrik Wuling, yakni E100 dan Mini EV.

“Kami serius untuk membawa teknologi dan juga berinvestasi dalam rangka memasuki era elektrifikasi kendaraan. Tentunya, Wuling juga membutuhkan dukungan dari pemerintah untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem EV di Indonesia,” pungkas Shi Guoyong.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

16 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

16 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

16 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

16 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago