Categories: ALAMAAAK!

Panen Kelapa Dibawa Arus

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pasang dalam (air pasang) yang disertai tingginya intensitas curah hujan belakangan ini sedikit membuat kebiasaan masyarakat berubah. Bila mana biasanya mereka setiap hari pergi ke kebun, kali ini hanya bila mereka mau saja. Hal itulah yang dilakukan Aan dan Adi warga Indragiri Hilir (Inhil) yang berprofesi sebagai petani kelapa.

”Sudah beberapa hari ini tak pergi ke kebun,” kata Aan kepada Adi.

Adi hanya menganggukkan kapala seolah setuju dengan apa yang dikatakan Aan. Namun, dalam hati Adi, kondisi itu bukan karena kesengajaan, melainkan akibat kondisi cuaca dan alama yang tidak menutu.

”Ya, namanya hujan. Jalan ke kebun kan terendam air. Ditambah lagi kondisi pasang dalam,” sahutnya.

Kala itu Adi tiba-tiba teringat sesuatu. Dia mulai sadar, ada kelapa yang sudah dipetik namun belum dibuka sabutnya. Adi yakin pasti kelapa itu sudah hanyut dibawa air pasang dalam.

”Alamak….!!! Aku lupa. Minggu lalu ada panen kelapa tua. Tapi belum disolak (buka, dalam bahasa Tembilahan),” tuturnya.

Lantas Aan, kembali bertanya dimana kelapa tersebut Adi letakan. Kalau posisinya di sebelah anak kanal, dapat dipastikan kelapa tersebut hanyut dibawa arus sungai/kanal.

“Ya, memang di sebelah kanal tempat biasa kita meletkkan sebelum dibuka kulitnya,” ujar Adi lesu.(ind)

Redaksi

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago