Categories: Siak

Sedikitnya 30 Ha Lahan di Siak Terbakar

SIAKSRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) – Kebakaran lahan di wilayah Sungai Apit masih belum berhasil dipadamkan. Ada  enam titik yang kini menjadi fokus Satgas Karhutla untuk padamkan.

Menurut Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hendro Wardana kabut asap tipis yang sejak kemarin ada di Kota Siak, merupakan kiriman dari Sungai Apit itu.

“Ada karhutla tentu ada asap. Tinggal bagaimana cara kita menyikapinya. Salah satunya tentu pemadaman karhutla,” ungkap Hendro.

Hendro mengakui Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) milik provinsi yang ada di Tualang dan Kota Siak tidak berfungsi atau dalam keadaan rusak.

“Sehingga kami tidak bisa memberikan laporan tentang kualitas udara kepada masyarakat. Sekaligus menerangkan seberapa bersih atau tercemarnya kualitas udara dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan setelah menghirup udara tersebut selama beberapa jam atau hari,” jelasnya.

Meski demikian penggunaan masker mengantisipasi Covid-19, besar manfaatnya sebab untuk tidak terpapar asap juga masyarakat harus mengenakannya.

Sementara sebelumnya Kepala BPBD Siak Syafrizal mengatakan mereka fokus pada pemadaman kebakaran lahan di Sungai Apit.

Sejak kemarin Satgas berjibaku melakukan pemadaman. Sekaligus menurunkan dua alat berat membuat sekat untuk melokalisir meluasnya karhutla.

“Saya belum bisa memastikan berapa luas lahan yang kini terbakar di Sungai Apit. Sebab Satgas masih bekerja, melakukan pemadaman,” jelas Syafrizal.

Sementara hasil konfirmasi sebelumnya dengan Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto, hampir seluruh wilayah di Siak rawan karhutla, terutama Sungai Apit dan beberapa daerah lainnya.

Dalam hal ini, Kapolres Gunar tidak tinggal diam, dia ikut turun ke lokasi kebakaran lahan di Merempan, akhir pekan lalu. Bahkan dia tidak segan untuk ikut melakukan pemadaman.

“Bicara karhutla, bicara kerja sama dan tugas bersama. Saya ikut turun karena merasa terpanggil,” ucap Kapolres Gunar. 

Sementara Kadaops Manggala Agni Ihsan Abdillah menjelaskan total wilayah yang dipadamkan ada 30 hektare, terdiri dari Kecamatan Sungai Apit, Mempura, Siak dan Dayun.

“Wilayah paling luas terbakar tentu saja Sungai Apit. Bahkan sampai hari ini kami masih melakukan pemadaman,” sebut Ihsan.

 

Laporan: Monang Lubis (Siaksriindrapura)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

3 jam ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

7 jam ago

APBD Rohul 2025 Terserap 92,87 Persen, Pemkab Kembali Raih WTP ke-10 Berturut-turut

Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…

1 hari ago

Dari Semak Belukar Jadi Kebun Herbal, Mahasiswa FK Unri Hadirkan Program Lentera TOGA

Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…

1 hari ago

Tak Lolos SMAN/SMKN? Disdik Riau Siapkan 2.179 Kursi Gratis Lewat Jalur BOSDA Afirmasi

Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Kejar Target, Perbaikan Jalan Rusak Tahun Ini Ditargetkan Tembus Lebih dari 42 Km

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…

1 hari ago