Categories: Siak

Napi Vonis Mati di Siak Kabur Lewat Atap, Petugas Langsung Sebar Tim

SIAK SRI INDRAPURA (RIAUPOS.CO) — Sebanyak 45 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Siak dipindahkan pada Senin (20/10) sore. Langkah ini dilakukan sebagai buntut kaburnya seorang narapidana vonis mati bernama Epi Saputra (34) bersama dua rekannya, Safrudis (30) alias Saf dan Satria Adi Putra (32) alias Eya, dari rutan yang berlokasi di Jalan Sultan Syarif Hasyim, Siak, pada Ahad (19/10).

Ketiganya diketahui melarikan diri dengan cara membobol gembok pintu sel. Mereka merusak engsel pintu menggunakan mata gerinda hingga berhasil keluar dari kamar hunian. Aksi pelarian tersebut terbongkar setelah petugas jaga mendengar suara di bagian atap yang mencurigakan. Saat memeriksa CCTV, tampak seseorang melompat dari atap rutan.

Petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap dua dari tiga tahanan, yakni Safrudis dan Satria Adi Putra. Sementara Epi Saputra berhasil lolos dan melarikan diri ke arah hutan yang berada tak jauh dari kompleks rutan. Dua rekannya ditangkap kembali beberapa jam kemudian di semak belukar belakang rutan, setelah diketahui kabur sekitar pukul 02.00 WIB.

Kepala Rutan Siak, Edward Pahala Situmorang, mengatakan saat ini tim gabungan terus memburu Epi Saputra yang merupakan narapidana kasus narkoba dengan vonis mati sejak 66 hari lalu. “Kemungkinan dia sudah keluar dari wilayah Siak. Tim sudah menyebar ke berbagai arah, mohon beri kami waktu,” ujar Edward.

Ia menambahkan, pihaknya belum dapat menjelaskan detail penyebab kaburnya tahanan tersebut karena masih fokus dalam proses pencarian. Sementara itu, dua unit mobil tahanan terlihat bersiaga di depan rutan untuk proses pemindahan warga binaan ke lokasi lain. Pada tahap awal, 45 warga binaan telah dipindahkan, dan pemindahan lanjutan sedang disiapkan.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau juga bergerak cepat membentuk Tim Pemeriksa guna menyelidiki kemungkinan kelalaian petugas. Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar, menegaskan bahwa timnya bersama TNI dan Polri terus melakukan pencarian terhadap tahanan yang masih kabur.

“Kami sudah membentuk Tim Pemeriksa untuk menindaklanjuti kejadian ini dengan memeriksa seluruh petugas pengamanan Rutan Siak,” ungkap Maizar.

Redaksi

Recent Posts

Agung Toyota Gelar Buka Bersama Komunitas dan Media

Agung Toyota Riau menggelar buka puasa bersama komunitas Toyota, Toyota Value Chain dan media di…

12 jam ago

Bupati Suhardiman Amby Tekankan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan

Bupati Kuansing meminta RSUD dan seluruh puskesmas tetap membuka layanan kesehatan selama 24 jam selama…

12 jam ago

Plh Bupati Rohul Minta OPD Realisasikan Aspirasi Warga

Safari Ramadan Pemkab Rohul berakhir setelah mengunjungi 16 kecamatan. Pemkab meminta OPD menindaklanjuti aspirasi masyarakat,…

12 jam ago

Pembatasan Angkutan Barang Berlaku, Truk Antre Panjang di Roro Bengkalis

Hari terakhir operasional truk di penyeberangan Bengkalis memicu antrean panjang. Pembatasan angkutan barang berlaku 14–28…

13 jam ago

Waspada KLB Campak saat Mudik Lebaran, Lindungi Buah Hati dengan Imunisasi di RS Awal Bros

Momen Lebaran dan mudik ke kampung halaman tetap waspada terhadap ancaman penyakit campak yang saat…

13 jam ago

Zakat ASN Pemprov Riau Capai Rp61 Miliar, Plt Gubri Pimpin Gerakan Berzakat

Zakat ASN Pemprov Riau melalui Baznas mencapai Rp61 miliar. Plt Gubri SF Hariyanto memimpin Gerakan…

2 hari ago