SIAK (RIAUPOS.CO) — Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar meresmikan Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelola Hutan (UPT KPH) Tasik Besar Serkap yang terletak di Desa Dosan Kecamatan Pusako Kabupaten Siak, Kamis (15/10). Kantor UPT KPH tersebut merupakan bantuan dari pihak PT Arara Abadi.
Gubri Syamsuar usai kegiatan peresmian mengatakan, dengan adanya UPT KPH tersebut, dapat memberdayakan masyarakat sekitar untuk dapat mengelola hutan dengan tanaman produksi. Dengan demikian, diharapkan tidak akan terjadi lagi Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
"Karhutla terjadi sepanjang tahun di daerah ini, memang harus ada solusi permanen. Agar Karhutla tak terjadi lagi setiap tahunnya. Karena itu, dari Kementerian LHK memberikan gagasan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau membangun UPT KPH," katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, kantor UPT KPH yang merupakan kontribusi dari PT Arara Abadi tersebut diharapkan dapat benar-benar berfungsi sebagai mana semestinya.
Sehingga, solusi permanen guna memiminalisir Karhutla dapat diatasi. Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi dibangunnya Kebun Bibit Desa (KBD) di lokasi UPT KPH tersebut.
"Lokasi KBD yang persis bersebalahan dengan UPT KPH, juga berfungsi menjadi wadah pemberdayaan masyarakat. Diharapkan, dengan adanya KBD ini bisa merubah pola pikir masyarakat dari biasa dengan cara membakar menjadi bertani ramah lingkungan," ujarnya.
Sementara itu, Direktur PT Arara Edi Haris mengatakan, diharapkan dengan adanya UPT KPH tersebut tidak terjadi Karhutla disekitar lokasi itu. Karena masyarakat sudah didorong untuk dapat mengelola hutan dengan lebih produktif tanpa harus membakar. "Monitoring kami, sejak Januari lalu sudah tidak lagi terjadi Karhutla di Dosan ini. Ini menjadi salah satu tolak ukur bahwa dengan pemberdayaan masyarakat tersebut bisa efektif mencegah Karhutla," sebutnya.
Selain di Siak, pihaknya juga membangun tempat serupa di Kabupaten Bengkalis tepatnya di daerah Rupat. Dimana saat ini, untuk di Indonesia ada tujuh tempat serupa dan di Riau ada didua lokasi. "Untuk semua UPT KPH, di Dosan ini yang paling maju," sebutnya. (sol)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…