Tiang penyangga Skywalk Tengku Buwang Asmara (TBA) patah ditabrak minitanker di Kampung Adat Kampung Tengah, Kecamatan Mempura, Siak. Foto diambil Senin (15/1/2024). (MONANG LUBIS/RIAUPOS.CO)
SIAK (RIAUPOS.CO) – SALAH satu tiang penyangga Skywalk Tengku Buwang Asmara (TBA) patah, Jumat (12/1) sekitar pukul 20.00 WIB, karena ditabrak minitanker pembawa minyak mentah. Selanjutnya, sebagai bentuk pertanggungjawaban, Senin (15/1) dilakukan pertemuan.
Demikian dikatakan Kepala Dinas PU Tarukim Irving Kahar melalui Kabid Bina Marga Arif Aditya. Disebutkan Arif, Dinas PU Tarukim Kabupaten Siak bersama Satuan Polair, Dinas Perhubungan dan pihak yang menabrak tiang Skywalk Tengku Buwang Asmara sudah melakukan pertemuan di Kantor Dinas PU Tarukim Siak, Senin (15/1) petang.
‘’Hasil pertemuan, pihak kapal bersedia menanggung biaya perbaikan tiang skywalk. Tahap selanjutnya menunggu hasil perhitungan kerusakan dari pihak konsultan,’’ terangnya.
Ketua DPRD Siak Indra Gunawan meminta dibuat rambu-rambu, sehingga hal yang sama tidak terulang kembali.
Indra Gunawan juga mengkhawatirkan, jika tidak segera dipasang rambu-rambu, tak hanya membahayakan pengunjung skywalk, tapi juga nelayan yang menggunakan perahu melintasi perairan sungai.
Sementara sebelumnya, setelah insiden itu, disebutkan Kabid Bina Marga, pihaknya gerak cepat membuat laporan kejadian itu ke Polres dan KSPO atau Syahbandar Pekanbaru.
Pihak Syahbandar membenarkan kapal itu membawa minyak mentah dan Polres Siak melalui Pol Air menurunkan tim untuk mengawal kapal tersebut.
‘’Minitanker tetap jalan mengantarkan minyak, personel Pol Air Siak ada di dalamnya melakukan pengawasan,’’ terang Arif.
Minitanker tetap jalan karena minyak harus sampai di tujuan. Dan pengawalan dilakukan sebagai prosedur dan hal itu mesti dilakukan.
Menurut KSOP, pihak yang menabrak bertanggung jawab dan kemungkinan besar pembiayaannya melalui asuransi pihak penabrak.
‘’Saya sudah meminta kontraktor menyurati kami, Dinas PU Tarukim. Surat kontraktor itu menjadi dasar kami bersama KSOP mengklaim tentang tanggung jawab perbaikan,’’ ucap Arif.
Arif yakin hal ini segera selesai, sebab pihak penabrak bertanggung jawab atas semua biaya akibat dugaan kelalaian itu.
Kepala Dinas Perhubungan Siak Junaidi SE membenarkan apa yang terjadi, pihaknya sudah berkoordinasi dan penabrak bertanggung jawab sepenuhnya.
Kasat Polair Polres Siak AKP Togar Silalahi mengatakan ikut dalam rapat yang digelar di Dinas PU Tarukim Siak. Dan pihaknya menginginkan semua berjalan baik dan lancar.
‘’Kami melakukan pengawalan agar semua baik-baik saja,’’ katanya.(hen)
Laporan MONANG LUBIS, Siak
Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…
Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…
Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…