latih-warga-untuk-cegah-karhutla-di-tingkat-tapak
SIAK (RIAUPOS.CO) – Semua pihak harus menyadari bahaya membakar saat membersihkan kebun, apalagi ketika membuka lahan. Atas dasar itu pula, dilakukan pelatihan terhadap warga untuk mencegah terjadinya karhutla di tingkat tapak.
Demikian dikatakan Kepala Balai PPIKHL Wilayah Sumatera melalui Kadaops Manggala Agni Sumatera VI Siak, Ihsan Abdillah.
Menurutnya, pihaknya melaksanakan kegiatan ini di empat desa dengan jumlah peserta pelatihan dan patroli bersama sebanyak 99 orang, yang terletak di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungaiapit, dan Kampung Dosan Kecamatan Pusako, sementara dua desa lainnya berada di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dalam kegiatan ini, semua unsur terlibat, selain Manggala Agni ada BPBD, TNI dan Polri, perangkat desa dan MPA serta masyarakat. "Setiap desa kami merekrut masyarakat dan dilatih untuk berkesadaran hukum serta diajak untuk patroli di lokasi rawan karhutla," terang Ihsan.
Tidak hanya sampai di situ, pihaknya juga melakukan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi patroli pengecekan tinggi muka air, keringan gambut.
Upaya ini menurut Ihsan sebagai bentuk pencegahan. Sebab melakukan pencegahan jauh lebih efektif dan ramah lingkungan. Sebab menanggulangi karhutla tidak hanya akan menyita waktu, tapi juga tenaga dan biaya yang sangat besar.
"Tidak hanya itu, akibat dari karhutla juga sangat berdampak pada lingkungan, tidak hanya pada flora dan fauna tapi juga kesehatan manusia," terang Ihsan.
Makanya pihaknya bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menyosialisasikan pentingnya melakukan pencegahan dengan cara membangun kesadaran untuk tidak membakar saat membersihkan kebun ataupun ketika membuka lahan. Ihsan yakin hal ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari upaya pemerintah untuk terbebas dari karhutla.(ifr)
Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…
Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…
Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…
Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…
Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…
Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…