Categories: Kuantan Singingi

Awas! Buaya “Beni” Kembali Muncul di Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) Warga di Kecamatan Kuantan Hilir dan Kuantan Hilir Seberang diminta meningkatkan kewaspadaan setelah seekor buaya kembali terlihat di kawasan arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah. Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di sekitar lokasi tersebut demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Buaya tersebut terlihat berada di hamparan pasir yang berada di seberang Sungai Kuantan, tepatnya di wilayah Desa Pelukahan, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang. Lokasinya berada di antara pancang ketiga dan keempat arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah. Hewan itu tampak berjemur selama beberapa menit sebelum akhirnya kembali masuk ke Sungai Kuantan.

Penampakan terakhir buaya tersebut terjadi pada Sabtu (30/5) setelah salat Zuhur. Warga yang berada di sekitar lokasi melihat buaya itu sedang berjemur di hamparan pasir pulau arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah.

” Warga melihat buaya itu sedang berjemur di hamparan pasir pulau arena pacu jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah,” ujar Plt Camat Kuantan Hilir, Rahman Candra SE, Ahad (31/5) petang.

Menurut keterangan warga, kemunculan buaya itu sudah sering terlihat dalam sepekan terakhir. Warga menduga hewan tersebut merupakan buaya yang dikenal dengan sebutan “Beni”.

Buaya Beni diketahui telah lama muncul di kawasan arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah sejak masih berukuran kecil. Karena dianggap tidak mengganggu, sebagian warga yang melihatnya bahkan kerap memberikan makanan berupa perut ikan.

Meski diduga merupakan buaya Beni, Rahman Candra mengingatkan bahwa satwa tersebut kini tidak lagi kecil. Ukurannya sudah jauh lebih besar dan tetap merupakan hewan buas yang berpotensi membahayakan.

“Saya mengimbau agar warga sekitar Tepian Lubuak Sobae berhati-hati dan waspada. Bagaimanapun itu adalah seekor buaya, binatang pemangsa,” tegas Rahman.

Ia menyebutkan, buaya yang belakangan sering terlihat berjemur itu diperkirakan memiliki panjang lebih dari dua meter dengan ukuran tubuh yang cukup besar.

Atas kondisi tersebut, pihak kecamatan telah melaporkan kemunculan buaya itu kepada BPBD Kuantan Singingi agar dapat ditindaklanjuti dan dicarikan solusi yang tepat.

Terlebih lagi, musim Pacu Jalur akan segera dimulai. Pada masa persiapan tersebut, anak-anak pacuan biasanya rutin berlatih di Sungai Kuantan sebelum mengikuti perlombaan.

“Anak pacuan sudah akan sering latihan di Sungai Kuantan, sementara sekarang buaya sering muncul. Ini harus dicarikan solusinya meski sekarang belum mengganggu warga,” kata Rahman. (dac)

Redaksi

Recent Posts

Program CKG Belum Diminati, Baru Setengah Juta Warga Riau Periksa Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…

59 menit ago

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

22 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

22 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago