Categories: Siak

Masih Ditemukan Warga Pakai Masker di Dagu

SIAK (RIAUPOS.CO) – Kepatuhan warga Kabupaten Siak mengenakan masker sudah semakin tinggi, hanya saja tetap saja ada yang terjaring karena masker digunakan di dagu.

Hal itu tentu saja sangat disayangkan Kepala Kantor (Kakan) PP Siak Kaharuddin. Sebab mengenakan masker atau mematuhi prokes, sebagai upaya penyelamatan diri, bagi setiap individu, di tengah PPKM yang masuk level empat untuk Kabupaten Siak ini.

''Awali dari diri sendiri pentingnya terhindar dari Covid-19. Jika setiap individu menyadarinya, tentu saja aktivitas operasi masker tidak perlu dilakukan,'' kata Kaharuddin, Kamis (12/8) pagi.

Hari kedua Operasi Yustisi di Bundaran Simpang Kwalian Siak 13 terjaring. Dari jumlah itu, enam menandatangani surat pernyataan. Sedangkan tujuh mengikuti sidang.

''Hasil operasi selama dua hari, 39 terjaring, 13 menanda tangani surat pernyataan, 26 mengikuti sidang,'' jelas Kaharuddin.          

Terkait 39 warga yang terjaring dalam dua hari ini, dikatakan Kaharuddin, banyak yang mengenakan masker, tapi mengenakannya di dagu. Hanya beberapa  orang yang tidak mengenakan masker.

Sasaran operasi yang digelar di ujung Jembatan TASL pada pukul 08.00 WIB, lalu dilanjutkan di Bundaran Simpang Kwalian para pukul 10.00 WIB, adalah pengendara roda dua dan roda empat.

''Kami menurunkan personel, TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub. Semua melakukannya dengan prokes ketat,'' kata Kaharuddin.

Menjadi tugas bersama terutama RT dan RW mengingatkan warganya akan pentingnya mengenakan masker dan mematuhi prokes. Sehingga jumlah warga yang terjaring operasi dapat terus menurun.

''PPKM level empat ini tentu sangat mengkhawatirkan. Makanya kami konsen melakukan penyekatan untuk memastikan warga mematuhi prokes,'' ungkap Kaharuddin.

Sidang digelar di aula Kantor Camat Siak secara virtual. Dan diharapkan  dengan sidang ini, dapat menimbulkan efek jera.

Jangan khawatir, kata Kaharuddin, operasi ini dilakukan untuk kebaikan bersama. Untuk menjaga agar semua selamat dan terbebas dari Covid-19.(ifr)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

16 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

16 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

2 hari ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

2 hari ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

2 hari ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

2 hari ago