Categories: Siak

Siak Menuju Pariwisata Sumatera

SIAK (RIAUPOS.CO) – SETELAH hampir dua tahun Indonesia dilanda pandemi Covid-19, semua sektor terdampak. Namun saat ini perlahan mulai bangkit, tak terkecuali sektor pariwisata di Kabupaten Siak.

Libur Idulfitri 1443 Hijriyah, ada sekitar 58 ribu wisatawan datang melancong ke Kabupaten Siak. Sejumlah objek destinasi wisata (ODW) yang disambangi wisatawan adalah objek wisata sejarah, budaya, alam, religi, dan buatan.

Sedikitnya ada 15 destinasi wisata di Kabupaten Siak pada libur pekan lalu dipadati para pengunjung dari sejumlah daerah di tanah air untuk berekreasi.

Demikian dijelaskan Bupati Siak H Alfedri. Menurut Bupati Alfedri, kunjungan ke Istana Siak saja ada sekitar 23 ribu wisatawan.

Kemudian disusul objek wisata lain seperti Embung Terpadu Desa Wisata Dayun 13 ribu wisatawan. Lalu Sigaran Jiwa Bungaraya dikunjungi 13 ribu wisatawan," jelas Bupati Alfedri, Selasa (10/5) pagi.

Dalam hal ini, Bupati Alfedri bersyukur kasus Covif-19 melandai di saat libur Idulfitri. Pemerintah pusat memberi kelonggaran untuk industri pariwisata di seluruh Indonesia. Sehingga sektor pariwisata kembali bergairah dan bangkit.

"Tentu hal ini membawa dampak yang sangat positif bagi pelaku industri sektor pariwisata. Kami berharap kondisi ini dapat terus membaik," kata Bupati Alfedri.

Dikatakan Bupati Alfedri, pihaknya melalui Dinas Pariwista Kabupaten Siak akan selalu siap memberikan pelayanan kepada pengunjung yang belum sempat datang saat libur Idulfitri.

"Istana Siak, Tangsi Belanda dan Rumah Datuk Pesisir tetap akan buka sebagaimana biasanya setelah libur Idulfitri," jelas Bupati Alfedri.

Berikut data kunjungan wisatawan berdasarkan jumlah tiket masuk dan buku tamu di 15 objek wisata Kabupaten Siak dari Selasa sampai Ahad  (3-8/5) petang.

Istana Asserayah Alhasyimiah kunjungan pada Selasa (3/5) jumlah kunjungan 4.010 orang dan wisatawan mancanegara 3 orang. Pada Rabu (4/5) ada 6.200 orang, kemudian pada Kamis (5/5) ada 5.000 orang yang berkunjung.

Selanjutnya, pada Jumat (6/5) jumlah kunjungan 2.500 orang, pada Sabtu (7/5) sebanyak 3.108 orang. Lalu, pada Ahad (8/5) warga yang berkunjung 2.100 orang, sehingga total seluruhnya tercatat 22.921 orang.

Sementara untuk Tangsi Belanda, Selasa (3/5) destinasi ini telah dikunjungi 221 orang, Rabu (4/5) jumlah yang tercatat 281 orang. Lalu, pada Kamis (55) ada 194 orang, Jumat (6/5) sebanyak 157 orang, Sabtu (7/5) angka kunjungan 240 orang, dan pada Ahad (8/5) jumlah wisatatan 224 orang. Ada pun totalnya 1.217 orang. (hen)

Laporan MONANG Lubis, Siak

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

41 menit ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

58 menit ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

1 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

1 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

2 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

2 jam ago