Categories: Olahraga

Jerman Hadapi Paraguay, Nagelsmann Sebut Sistem 32 Besar Merugikan Juara Grup

MASSACHUSETTS (RIAUPOS.CO) – Pelatih Jerman Julian Nagelsmann mengkritik format babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang dinilainya menyulitkan tim juara grup dalam mempersiapkan pertandingan fase gugur. Der Panzer baru mengetahui calon lawannya, Paraguay, hanya 48 jam sebelum laga berlangsung.

Jerman memastikan diri sebagai juara Grup E. Namun, tim asuhan Nagelsmann harus menunggu seluruh pertandingan terakhir di Grup A, B, C, D, dan F selesai untuk mengetahui lawan di babak 32 besar.

Setelah seluruh laga fase grup rampung, Paraguay dipastikan menjadi lawan Jerman usai lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik dari Grup A. Kedua tim dijadwalkan bertanding di Stadion SoFi, Inglewood, California, Selasa (30/6/2026) pukul 00.00 WIB.

Nagelsmann menilai waktu persiapan selama 48 jam tidak cukup untuk menganalisis kekuatan lawan, terutama dalam pertandingan dengan sistem gugur yang menuntut persiapan lebih detail.

“Ini tidak ideal. Kami seperti dihukum meskipun lolos sebagai juara grup,” ujarnya seperti dikutip AS.

Pelatih berusia 38 tahun itu mengungkapkan dirinya bersama tim pelatih harus bekerja ekstra keras untuk mempelajari permainan Paraguay. Analisis yang dilakukan bukan hanya menonton rekaman pertandingan, tetapi juga mempelajari pergerakan setiap pemain di berbagai posisi.

Beruntung, Nagelsmann mengaku didukung dua asisten pelatih muda, Benjamin Hubner dan Benjamin Gluck, yang siap bekerja hingga larut malam demi menyiapkan strategi terbaik.

“Mereka bisa menghabiskan sepanjang malam untuk bekerja tanpa ada masalah apa pun,” katanya.

Persiapan tersebut menjadi semakin penting setelah Jerman menuai kritik akibat kekalahan dari Ekuador pada laga terakhir Grup E. Nagelsmann menilai timnya harus belajar mengelola pertandingan dengan lebih baik ketika sudah unggul.

“Kami harus belajar bahwa setelah awal yang baik dan keunggulan di awal pertandingan, harus diselesaikan dengan bermain lebih tenang. Kami hanya perlu lebih sabar dan tetap lebih terstruktur dalam tiap posisi,” tegasnya.

Di kubu Paraguay, bek Gustavo Gomez menilai hasil imbang melawan Australia pada laga terakhir fase grup menjadi modal penting untuk melangkah ke babak gugur.

Menurutnya, menghadapi Jerman akan menjadi tantangan besar, tetapi timnya siap memberikan penampilan terbaik.

“Tujuan utama kami adalah lolos. Kami akan melakukan yang terbaik,” ujarnya seperti dikutip FIFA.

Sementara itu, pelatih Paraguay Gustavo Alfaro meminta anak asuhnya tampil percaya diri dan tidak merasa inferior saat menghadapi salah satu raksasa sepak bola dunia tersebut.

“Kita harus menghadapi pertandingan ini seolah-olah ini adalah pertandingan terakhir di turnamen. Jika kita melakukan tugas kita dengan baik, kita berhak untuk memainkan satu pertandingan lagi. Ini adalah final bagi kita,” kata Alfaro. (rid/bas/gem)

Redaksi

Recent Posts

DPR RI Minta Agrinas Selektif Pilih Mitra, Jangan Sampai Konflik Perkebunan Terulang

DPR RI meminta Agrinas selektif memilih mitra KSO agar konflik perkebunan tak berulang dan masyarakat…

11 menit ago

Tim Pengabdian Universitas Riau Gelar Pelatihan Digital, Pengikut Instagram Sanggar Teater Anak Pekanbaru Melonjak 262,9 Persen

Sanggar Keletah Budak Pekanbaru memperkuat promosi digital. Pengikut Instagram naik 262,9 persen dan konten ditonton…

42 menit ago

Tak Berizin dan Membahayakan, Kabel FO Semrawut di Pekanbaru Segera Ditertibkan

Pemko Pekanbaru segera menertibkan kabel fiber optik semrawut, terutama yang tak berizin dan menjuntai karena…

1 jam ago

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

23 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

24 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

2 hari ago