Jalur Laskar Mudo Parisai Nagori dari Desa Pasar Baru, Pangean, bersaing dengan Jalur Nago Sati Paboun, Kecamatan Kuantan Mudik, saat pacu jalur rayon II hari pertama, Sabtu (27/6/2026). Desriandi candra/riau pos
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Hari pertama Pacu Jalur Rayon II yang digelar bersamaan dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Sabtu (27/6/2026), berlangsung meriah. Ribuan masyarakat memadati Arena Pacu Jalur Tepian Narosa, Teluk Kuantan, untuk menyaksikan perlombaan yang menjadi salah satu daya tarik selama libur sekolah tersebut.
Tidak hanya masyarakat Kuantan Singingi, penonton juga datang dari berbagai daerah di Riau, termasuk 12 kabupaten/kota yang mengikuti MTQ Riau ke-44.
Pada hari pembukaan, panitia hanya mempertandingkan 10 kali hilir atau 20 jalur. Sementara pertandingan untuk jalur lainnya akan dilanjutkan pada hari kedua, Ahad (28/6/2026).
Jumlah perlombaan pada hari pertama dibatasi karena sebelumnya digelar pawai taaruf perahu hias yang diikuti seluruh kafilah dari 12 kabupaten/kota peserta MTQ. Setelah rangkaian pawai selesai, perlombaan Pacu Jalur Rayon II langsung dimulai.
Meski jumlah jalur yang bertanding masih terbatas, suasana perlombaan tetap berlangsung meriah dan penuh persaingan. Dari 20 jalur yang berlaga, sebanyak 10 jalur berhasil memastikan diri lolos ke hari ketiga.
Sepuluh jalur yang mengamankan tiket ke babak berikutnya yakni Jalur Mahkota Alam Bukit Piramid Desa Pantai, Jalur Nago Sati Paboun Kuantan Mudik, Jalur Siganteng Ibu Kota Desa Sawah Kecamatan Kuantan Tengah, Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan Teluk Pauh Cerenti, Jalur Buayo Danau Bandar Alai Kari Kecamatan Kuantan Tengah, Jalur Toduang Itom Dubalang Sati Lumbok Kuantan Hilir Seberang, Jalur Pendekar Mudo Desa Seberang Pantai Kuantan Mudik, Jalur Agung Kuantan Pulau Tongah Benai, serta Jalur Tuah Putri Rajo Duyung Kecamatan Gunung Toar.
Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon II, Indra Sukri, mengatakan perlombaan diikuti sebanyak 75 jalur dan berlangsung selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Juni 2026.
Menurutnya, pertandingan pada hari pertama hanya mempertandingkan 20 jalur atau 10 kali hilir karena Arena Tepian Narosa juga digunakan sebagai lokasi pawai taaruf perahu hias MTQ Riau. Seluruh pertandingan sisanya akan dilanjutkan pada hari kedua.
Sebanyak 75 jalur peserta berasal dari Kecamatan Cerenti satu jalur, Inuman lima jalur, Kuantan Hilir satu jalur, Kuantan Hilir Seberang empat jalur, Logas Tanah Darat dua jalur, Pangean empat jalur, Benai tujuh jalur, Sentajo Raya enam jalur, Kuantan Tengah 20 jalur, Gunung Toar delapan jalur, Kuantan Mudik 11 jalur, Hulu Kuantan tiga jalur, serta satu jalur dari Kabupaten Indragiri Hulu.
Panitia bersama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan para sponsor juga telah menyiapkan berbagai hadiah bagi para juara Pacu Jalur Rayon II. (dac)
Bupati Kuansing Suhardiman Amby menerima dua penghargaan dari Menteri Agama RI pada pembukaan MTQ Riau…
Mahasiswa ITB Indragiri mengembangkan agroeduwisata melon madu di Rengat. Selain menjadi tempat belajar, lokasi ini…
Pemancing bernama Riki ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang. BPBD mengimbau…
Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…
Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dimutasi. Jabatan tersebut kini diisi Kombes…