asn-dan-honorer-bekerja-seperti-biasa
SIAK (RIAUPOS.CO) – MASUK kerja setelah Idulfitri, tepatnya pada Senin (9/5), sampai sepekan ke depan masih work from home (WFH), Pemkab Siak masih menunggu surat edaran (SE) dari Menpan-RB.
Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Siak Arfan Usman. Menurutnya, saat ini pihaknya masih berpatokan pada statemen Gubernur Riau Syamsuar yang mewajibkan seluruh ASN dan honorer untuk masuk kerja 100 persen seiring melandainya pandemi Covid-19 di Riau, termasuk di Kabupaten Siak.
Pemerintah memang semakin melonggarkan aturan setelah wabah Covid-19 menunjukkan tren menurun dan hal itu memang disambut baik.
Lihatlah, kata Sekda Arfan, Kabupaten Siak sudah membuka lebar-lebar pintu destinasi wisata pada Idulfitri dan tingkat kunjungan luar biasa tinggi.
"Kita semua tahu, Kabupaten Siak ini memang salah satu kabupaten yang menjadi tujuan wisata masyarakat Riau, dan arah kita memang ke sana dan saat ini kami terus berbenah,"sebut Sekda Arfan.
Meski membuka destinasi wisata, namun pengawasan untuk tetap mematuhi prokes dan wajib vaksin tetap menjadi hal yang utama.
Kembali ke ASN dan honorer, apel akan digelar pada pukul 07.30 WIB di halaman Kantor Bupati, dengan petugas apel dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Disebutkan Sekda Arfan, perwira apel, Supriyadi SPd, pemimpin apel Aan Darlis Azwar MPd, dan pembaca doa H Novendri SPdI MSi.
"Semoga semua ASN dan honorer dapat hadir tepat waktu sebagaimana apel bulanan yang berlangsung selama ini,"sebut Sekda Arfan.
Namun, sebaliknya jika SE dari Kemenpan-RB terkait bekerja dari rumah untuk sepekan ke depan segera turun, dikatakan Sekda Arfan, pihaknya akan memberlakukan hal itu.(hen)
Laporan MONANG LUBIS, Siak
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…