SIAK (RIAUPOS.CO) — Sejauh ini ada 12 pasien positif di Koto Gasib. Meski sebagian sudah sembuh, untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19, tidak hanya swab.
Pihak Kacamatan Koto Gasib bekerja sama dengan PT KTU dan Pemuda Pancasila juga melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah pasar.
Pasar yang disemprot disinfektan adalah Pasar Buatan II, pasar di Km 4 dan Km 6.
Demikian dikatakan Camat Koto Gasib Dicky Sofyan. Menurutnya kegiatan ini sebenarnya atas inisiasi Pemuda Pancasila Koto Gasib yang mencintai keluarga dan kerabatnya, agar tak terkena Covid-19.
Hal itu mendapat dukungan penuh PT KTU. Bahkan Administratur PT KTU Achmad Zulkarnain dan Humas Azra mendampingi Pemuda Pancasila sampai selesai penyemprotan.
"Saya heran juga dengan PT KTU ini, begitu cepat dan tanggap setiap ada kegiatan yang bermuara untuk kepentingan masyarakat," ungkap Camat Dicky Sofyan.
Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua DPRD Siak Fairus. Menurutnya apa yang dilakukan PT KTU menjadi inspirasi untuk melakukan hal yang sama.
"Hal ini penting mengingat setiap perusahaan harus peduli terhadap lingkungan dan warga sekitar. Mari berlomba melakukan hal yang sama, sehingga masyarakat Koto Gasib benar-benar terperhatikan oleh perusahaan yang ada di sekitar kediamannya," ungkapnya.
Sementara Administratur PT KTU Achmad Zulkarnain mengatakan apa yang dilakukan pihaknya sebagai bentuk perhatian terhadap warga tempat di mana perusahaannya berada.
"Warga Koto Gasib adalah warga kami. Kami harus peduli dan berusaha selalu memberikan yang terbaik," ungkapnya.
Laporan: Monang Lubis (Siak)
Editor: Eko Faizin
HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…
Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…
Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…
KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.
Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.
Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…