Categories: Indragiri Hilir

Penerimaan Murid Baru di Inhil Kini Lebih Transparan dengan Sistem Digital

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mulai mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berbasis digital. Persiapan tersebut dilakukan melalui sosialisasi aplikasi SPMB tingkat SMP sederajat yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Inhil, Sabtu (9/5).

Kegiatan sosialisasi dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Inhil Abdul Rasyid dan diikuti para operator sekolah serta perwakilan satuan pendidikan yang akan terlibat dalam proses penerimaan peserta didik baru tahun ini.

Dalam arahannya, Abdul Rasyid menegaskan pentingnya pelaksanaan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Menurutnya, penerapan sistem berbasis digital menjadi langkah strategis untuk menyamakan standar proses penerimaan siswa baru di seluruh sekolah.

“Karena itu prosesnya wajib kita kawal agar objektif, transparan, akuntabel dan berkeadilan. Melalui aplikasi ini mari kita wujudkan pelayanan yang cepat, mudah dan terbuka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aplikasi SPMB akan membantu proses administrasi dan verifikasi data peserta didik baru agar lebih cepat, tertib, dan efisien. Selain itu, sistem tersebut juga dirancang untuk memastikan seluruh jalur penerimaan seperti domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Menurut Abdul Rasyid, pelaksanaan SPMB memiliki dasar hukum yang jelas dan merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan.

“SPMB ini prinsipnya memiliki dasar hukum. Jadi bukan sekadar untuk terlihat hebat atau bangga-banggaan, tetapi memang kita diimbau oleh kementerian untuk melaksanakan SPMB secara maksimal,” katanya.

Ia menambahkan, digitalisasi penerimaan siswa baru menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pelayanan publik di sektor pendidikan.

“Dasar awalnya adalah mempermudah dan mengefisienkan proses penerimaan peserta didik baru,” tambahnya.

Melalui kegiatan bimbingan teknis tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai alur kerja sistem Portal Layanan Pemda, termasuk proses validasi data profil sekolah dan kuota penerimaan siswa.(ali/*2)

Redaksi

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

18 menit ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

32 menit ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

54 menit ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

1 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

18 jam ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

19 jam ago