Asisten II Setda Rohul Drs H Ibnu Ulya MSi mewakili Bupati Rohul meneteskan imunisasi polio kepada perwakilan seorang anak balita saat pencanangan PIN polio tingkat kabupaten yang dipusatkan Puskesmas Rambah, Selasa (23/7/2024). (Diskominfo Rohul Untuk Riau Pos)
ROHUL (RIAUPOS.CO) – Pemkab Rokan Hulu (Rohul) menargetkan 78.550 anak berusia 0-8 tahun kurang satu hari di 145 desa dan kelurahan tersebar di 16 kecamatan mendapatkan imunisasi polio gratis. Dengan harapan generasi penerus tongkat estapet kepemimpinan ke depan terhindar dari penyakit polio.
‘’Kita menargetkan dari 78.550 anak usia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari yang menjadi sasaran pada pekan imunisasi nasional (PIN) polio tersebar di Rohul, dapat merealisasikan imunisasi polio hingga 95 persen. Mudah-mudahan bisa mencapai 100 persen,’’ ungkap Asisten II Setda Rohul Drs H Ibnu Ulya MSi mewakili Bupati Rohul H Sukiman, Selasa (23/7) usai mencanangkan PIN polio tingkat kabupaten yang dipusatkan di Puskesmas Rambah.
Pencanangan PIN polio, ditandai dengan pemberian tetes vaksin polio pertama oleh Asisten II Setda Rohul kepada sejumlah balita. Turut hadir Kakan Kemenag Rohul H Zulkili Syarif SAg MPdI, Camat Rambah Sulfan Alwi, perwakilan Disdikpora Rohul, forkopimda, kades serta perwakilan anak 0-7 tahun 11 bulan 29 hari yang akan diberikan imunisasi polio.
Ibnu Ulya berharap seluruh anak yang menjadi target sasaran mendapatkan imunisasi polio. ‘’Kita berharap dinas terkait untuk memastikan jangan sampai ada satupun pun anak-anak kita yang tidak mendampatkan imunisasi polio,’’ sebutnya.
Tentunya, pentingnya peran dan dukungan dari para orangtua untuk membawa anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat baik posyandu, pustu, puskesmas untuk mendapatkan imunisasi polio di pelayanan kesehatan yang ada.
‘’Kepada kepala sekolah di Rohul, pastikan bahwa seluruh anak-anak kita mendapatkan imunisasi polio yang sangat penting untuk menjaga kesehatan anak. Melalui imunisasi polio ini kita berharap akan menjaga masa depan anak-anak bangsa menuju Indonesia emas 2045. Jika dari kecil mereka tidak kita siapkan antibodi dalam menghadapi penyakit-penyakit yang menakutkan dan mematikan seperti polio, maka akan berdampak besar bagi kesehatannya, karena polio bisa menyebabkan kelumpuhan,’’ terangnya.(adv)
Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…
Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…
MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…
Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…
Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…
Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…