Categories: Rokan Hulu

Sumur Mengering, Warga Rambah Beli Air

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Sejumlah desa di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dalam sepekan ini kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Hal itu disebabkan sumur milik warga yang mulai mengering akibat memasuki musim kemarau, di tambah pasokan air dari PDAM yang tidak lancar.

Sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih di rumahnya, sejumlah warga terpaksa harus mandi di Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian dan membeli air bersih dari PDAM yang dikelola UPTD Pengelola Air Bersih (PAB) dibawah naungan Dinas Perkim Rohul.

Salah seorang warga Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah Riko (48) kepada Riau Pos, Rabu (13/3) menyebutkan, dirinya terpaksa membeli air bersih ke PDAM, lantaran kondisi sumur sebagai tempat sumber air bersih dirumahnya mengalami kekeringan dalam sepekan terakhir.

Diakuinya, sejumlah warga setiap hari sudah mengeluh, sulitnya untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, harus membeli air galon.

‘’Air pipa PDAM sudah lama tidak berfungsi dan tidak mengalirkan air sudah hampir setahun. Sekarang memasuki kemarau, air sumur milik sejumlah warga di Desa Koto Tinggi sudah mulai kekeringan. Terpaksa hari ini (Rabu, red), saya harus membeli air bersih dari UPT PAB Rambah,’’ ujarnya

Diakuinya, air bersih yang dibeli dari UPTD PAB Rambah seharga Rp150 ribu per ukuran tangki 5.000 liter. ‘’Paling lama air bersih yang baru kita beli, langsung dimasukan kedalam sumur cincin, akan habis sepekan. Jika tidak terjadi hujan dalam beberapa hari kedepan,’’ujarnya

Riko berharap kepada pemerintah daerah untuk mengatasi secepatnya agar air PDAM bisa hidup kembali di wilayah Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah, dalam rangka solusi untuk meringankan kesulitan warga dalam mendapatkan air bersih keperluan rumah tangga. ‘’Sudah banyak warga di Kecamatan Rambah membeli air bersih, karena sumur mengalami kekeringan, akibat memasuki kemarau di bulan Ramadan 1445 H, di tambah air PDAM belum mengalir’’ Tambahnya. (epp)

Laporan Engki Prima Putra, Pasirpengaraian

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Disdik Tetapkan Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah

Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…

11 jam ago

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

1 hari ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

3 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

3 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

3 hari ago